Desa Membangun Negeri
Kamis, 17 Sep 2020 13:16 WIB

Permasalahan di Desa Olanori, dari Penolakan Tandatangan Ketua BPD hingga Muncul Stempel Baru

Reporter :  Tohugosokhi Baene - Kab. Nias Selatan, Sumatera Utara
Editor :  Zulfahmi Dhamiri

NIAS SELATAN, metro7.co.id – Sebab berkas PAPBDesa Olanori Kecamatan Siduaori Kabupaten Nias Selatan tak ditandatangani dan disetujui, maka Wakil Ketua BPD atas nama Tehesokhi Baene dituding berani membuat stempel baru tanpa diketahui oleh Ketua BPD dan Sekretaris BPD.

Hal itu dikatakan langsung Ketua BPD Olanori, Lasali Baene kepada wartawan pada Selasa (15/09/2020) tadi, pukul 08.00 Wib.

“Wakil Ketua BPD membuat stempel baru demi untuk menggelembung data,” katanya.

Ketua BPD Olanori berharap penegak hukum dan dinas terkait agar menindaklanjuti permasalahan tersebut keranah hukum.

Sebelumnya ia bersama Sekretaris BPD tidak menandatangani PAPBDesa atau dokumen yang disodorkan Kepala Desa Olanori, Faustinus Ndruru, dengan alasannya bahwa kegiatan desa tidak transparan.

Disebutnya Kepala Desa tidak mencantumkan seluruh SK Perangkat Desa dan berita acara pengalihan penerima BLT di dalam PAPBDESA. “Sehingga kami tidak menandatangani Dokumen tersebut,” katanya.

Ketika dikonfirmasi Kepada Kepala Desa dan Wakil Ketua BPD Olanori Rabu, 16/09/2020 Pukul 19.00 Wib di Rumah Kepala Desa menyatakan bahwa data pengalihan BLT memang belum dilampirkan di PAPBDesa.

Halaman: 1 2

CLOSE