Desa Membangun Negeri
Kamis, 15 Okt 2020 21:52 WIB

Pertamina EP Tarakan Field Kenalkan Alat Pencetak Paving Block Ramah Lingkungan

Reporter :  Ika Rahmawati - Tabalong Kalimantan Selatan
Editor :  M Khairil Ismitullah

NUNUKAN, metro7.co.id – Masalah sampah di Kabupaten Nunukan kembali menyita perhatian, tingginya jumlah timbunan sampah plastik mencapai 1-1,2 ton per hari. Sampah tersebut satunya berasal dari botol plastik yang digunakan sebagai pelampung dalam penanaman rumput laut dan sudah tidak digunakan karena sudah dipakai selama 90 hari atau 2 kali masa panen.

Setelah itu pelampung botol plastik dibuang begitu saja ke laut. Jika hal ini dibiarkan tentunya akan menyebabkan kerusakan lingkungan dan berdampak buruk terhadap kehidupan masyarakat.

Melihat perkembangan masalah sampah ini, PT Pertamina EP selaku anak perusahan dari PT Pertamina Persero dibawah koordinasi SKK Migas, melakukan langkah yang tak biasa dalam mengatasi permasalahan sampah plastik. Kali ini melalui Pertamina EP Asset 5 Tarakan Field yang bekerjasama dengan Bank Sampah Induk (BSI) Nunukan, memfasilitasi pengadaan alat teknologi tepat guna dan pelatihan pengolahan sampah plastik baik dari rumah tangga ataupun pelampung plastik menjadi paving block ramah lingkungan.

Peserta pelatihan pembuatan paving block berjumlah 15 orang yang tergabung sebagai anggota BSI Nunukan mendapat materi pelatihan yang mencakup tahap pemasangan alat, penggunaan alat, dan perawatan alat. Dalam kesempatan ini juga Pertamina EP Asset 5 Tarakan Field juga melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nunukan sebagai Pembina dan Pengawas Bank Sampah Induk.

Halaman: 1 2 3

 
CLOSE
Lewat ke baris perkakas