Desa Membangun Negeri
Jumat, 19 Mar 2021 20:48 WIB

Peserta Diklatsar di Luwu Timur Tewas, 17 Panitia Terancam 5 Tahun Penjara

Reporter :  DBG Rasyid - Kota Makasar, Sulawesi Selatan
Editor :  M Ali Nafiah Noor

LUWUTIMUR, metro7.co.id – Penyidik Polres Luwu Timur menetapkan 17 tersangka dalam tewasnya M Rifaldi, peserta Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Komunitas Pecinta Alam (KPA) Sanggar Kreatif Anak Rimba (Sangkar), beberapa waktu lalu.

Penetapan tersangka itu disampaikan Kapolres Luwu Timur, AKBP Indratmoko, saat menggelar konferensi pers di Mapolres Luwu Timur, Jumat (19/3/2021). Saat itu, polisi menghadirkan 17 tersangka.

Dari 17 tersangka itu, 7 orang di antaranya masih di bawah umur. Adapun peserta Diklatsar yang menjadi korban sebanyak 14 orang, 1 di antaranya meninggal dunia.

“Para tersangka akan dijerat pasal 170,351,359 Jo 55, 56 Kuhp dan pasal 80 UU NO.35 THN 2014 Tentang perubahan atas UU No.23 Tahun 2002 Tentang perlindungan anak. Ancaman hukumannya diatas 5 tahun penjara,” kata AKBP Indratmoko.

Diungkapkan, pada satu momen, peserta Diklatsar dibaris atau dijejer. Kemudian, para panitia melakukan pemukulan. Pemukulan ini meliputi tamparan yang menyebabkan M Rifaldi tewas. Korban lainnya mengalami luka lebam hingga pendarahan di telinga.

Halaman: 1 2

 
CLOSE
block id 11401 site metro7.co.id1 - PC 800x220px 4x1_ Mob 414x400px 2x2
Lewat ke baris perkakas