Desa Membangun Negeri
Senin, 18 Jan 2021 00:18 WIB

Polemik KTP Siluman Usai Pilkada Malaka, Kepala Disdukcapil Malaka Klarifikasi dan Minta Maaf kepada KPUD Kabupaten Malaka

Reporter :  Fabianus Bria - Kab. Malaka - NTT

MALAKA, Metro 7.co.id – Polemik kartu tanda penduduk siluman yang di persoalkan oleh tim kuasa hukum paslon SBS-WT usai pilkada malaka 9 desember 2020 lalu menuai titik terang.

pasalnya kepala dinas kependudukan dan catatan sipil kabupaten Malaka Ferdinandus Rame,S.IP, M.Si melalui pernyataan resmi klarifikasi yang tertuang dalam berita acara klarifikasi dengan nomor DKPS .474 / 08 / I / 2021 yang di bacakan langsung oleh ketua Bawaslu kabupaten Malaka Petrus Nahak Manek, SP di hadapan awak media dan tim Gakkumdu di kantor sekretariat Bawaslu kabupaten Malaka, jumat 15 / 01 / 2021 malam.

” Melalui konfrensi persnya pada jumat malam, ketua bawaslu kabupaten Malaka Petrus Nahak Manek di hadapan para wartawan menjelasakan bahwa, inti dari isi surat berita acara klarifikasi adalah, database pada dinas kependudukan dan catatan sipil kabupaten malaka cocok atau sesuai dengan daftar pemilih tetap ( DPT ) resmi dari komisi pemilihan umum daerah kabupaten malaka”, ujarnya.

di dalam berita acara klarifikasi tersebut di jelaskan juga soal ketidak sesuaian atau ketidakcocokan antara data base disdukcapil kabupaten malaka dengan DPT yang di berikan oleh bupati malaka DR, Stefanus bria seran, MPH, yang di gunakan oleh disdukcapil untuk melakukan sinkronisasi antara daftar pemilih tetap dengan data base dinas kependudukan.

Halaman: 1 2 3

 
CLOSE
Lewat ke baris perkakas