oleh

Polisi Gadungan Ditangkap, Berhasil Tipu Pedagang Obat

Ilustrasi
BANJARMASIN — Dengan mengaku sebagai anggota polisi yang bertugas di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banjarmasin, Basran alias Andre (40), berhasil mengelabui seorang pedagang obat di Jln Niaga Timur. Ia meminta sejumlah uang dengan dalih melindungi korban bila ada operasi kepolisian atau razia obat-obatan terlarang.
Korbannya adalah Abdul Rasid (39), warga Jln Teluk Kelayan, Banjarmasin Selatan. Pelaku yang tinggal di Jln Pangeran Dalam, Banjarmasin Utara ini, berhasil diamankan setelah korbannya meminta bantuan anggota Polsekta Banjarmasin Tengah untuk bersama-sama menciduknya saat sedang duduk di kawasan Pasar Kalindo, Jln Belitung, Banjarmasin Barat, Senin (17/9) sore.
Pelaku yang kesehariannya bekerja sebagai sopir serabutan ini nekat mengaku sebagai anggota Jatanras Satreskrim Polresta Banjarmasin. Beberapa waktu lalu, pelaku mendatangi dan memberitahukan korban bahwa polisi sedang melakukan razia obat-obatan terlarang di kios obat tempat korban berjualan. Padahal waktu itu tidak ada razia atau operasi kepolisian.
Dengan gaya menyakinkan, pelaku kemudian menawarkan jasa perlindungan kepada korban. Syaratnya, korban harus menyerahkan sejumlah uang untuk melindungi tempat usahanya. Karena takut dan percaya dengan penampilan pelaku yang mengaku polisi, akhirnya korban menyerahkan uang Rp100 ribu.
Setelah menerima uang, pelaku selanjutnya pergi. Namun, berselang beberapa jam pelaku datang lagi dan  kembali meminta uang. Pelaku mengatakan ada 5 orang temannya yang belum kebagian uang. Korban yang tak menaruh curiga kemudian memberikan lagi uang Rp100 ribu.
Keesokkan harinya, pelaku kembali mendatangi korban dan meminta uang Rp500 ribu untuk mencari istrinya yang kabur ke Sungai Danau dan mengejar pelaku narkoba. Meski mengaku sebagai polisi, di hadapan petugas pelaku mengatakan tidak mengaku sebagai anggota polisi. “Saya cuma meminjam uang kepada korban,” ujarnya.
Kapolsekta Banjarmasin Tengah Kompol Raymond M Masengi mengatakan, pelaku berhasil ditangkap setelah korban melihat pelaku sedang duduk di Pasar Kalindo. “Memang kami sering menerima pengaduan masyarakat terkait ulah polisi gadungan yang membuat resah warga. Tapi dalam laporan banyak korban tak mengenal polisi gadungan tersebut,” ucapnya.
Rayomond mengharapkan tertangkapnya pelaku bisa mengungkap laporan masyarakat yang menjadi korban penipuan. “Apabila ada yang mengenal pelaku dan pernah menjadi korban penipuan pelaku segera laporkan ke polsek terdekat,” tegasnya. Metro7/fit