JAKARTA, metro7.co.id – Bukan baru kali ini sebuah gedung milik negara seperti Gedung Kejaksaan Agung terbakar di tengah pengusutan perkara besar.

Pada 8 Desember 1997 Menara A Gedung Bank Indonesia (BI) di lantai 23,24, dan 25 terbakar saat Kejaksaan Agung tengah sibuk mengusut penyelewengan dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Dilansir dari Law-justice, Jaksa Agung kala itu, Marzuki Darusman, tak ragu mengaitkan hangusnya lantai vital di Gedung BI menyebabkan raibnya dokumen BLBI. Ia pun yakin peristiwa itu tak lepas dari campur tangan penguasa lama.

Marzuki tambah pusing lantaran musibah serupa juga terjadi di Gedung Badan Pengawas Keuangan dan Pembagunan (BPKP) pada 12 Oktober 2000.

Keyakinan Marzuki sejalan dengan imbauan Badan Pemeriksa Keuangan yang meminta Kejagung memeriksa tuntas dokumen yang tersisa.

Menurut BPK, kuncinya ada pada Risalah Rapat Dewan Direksi BI 15 Agustus 1997 lantaran keputusan penyaluran dana BLBI lahir dari rapat itu.

Kepala BPK kala itu Satrio Boedihardjo Judono menegaskan, setidaknya anggota dewan direksi yang menghadiri rapat bisa diketahui sehingga penyeleweng-penyeleweng BLBI dapat terlacak.