Home / Covid-19 / Info Ibu Kota

Minggu, 28 Juni 2020 - 23:56 WIB

Presiden Jokowi Marahi Menterinya, Kenapa?

Reporter : S Ramdani - Jakarta Pusat - Dibaca : 29 kali

 

JAKARTA, metro7.co.id – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menegur para menteri lantaran menurutnya masih bersikap biasa saja di masa krisis seperti sekarang, baik itu akibat pandemi Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian.

“Saya lihat, masih banyak kita ini yang seperti biasa-biasa saja. Saya jengkelnya di situ. Ini apa enggak punya perasaan? Suasana ini krisis!” ujar Jokowi dengan nada tinggi dalam sidang kabinet yang disiarkan secara langsung akun YouTube Sekretariat Presiden pada hari ini, Minggu (28/6/2020).

Baca Juga :  Reses Saat Pandemi, 30 Anggota DPRD Tabalong Terapkan Protokol Kesehatan

Jokowi mencontohkan ketidakpekaan para menteri terhadap krisis dilihat saat banyaknya anggaran yang belum dicairkan. Seperti misalnya anggaran kesehatan yang sudah dianggarkan sekitar Rp 75 triliun tapi baru cair sebesar 1,53 persen.

Jokowi juga menyinggung penyaluran bantuan sosial yang masih belum optimal 100 persen di saat masyarakat menunggu bantuan tersebut.

Jokowi kembali mengingatkan para menteri bahwa mereka harus bekerja ekstra keras di masa krisis untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Amuntai Bakal Bentuk Kampung Tangguh Covid -19

“Lah kalau saya lihat Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara masih melihat ini sebagai masih normal, berbahaya sekali. Kerja masih biasa-biasa saja. Ini kerjanya memang harus ekstra luar biasa, extraordinary!” tegas orang nomor satu di Indonesia itu.

Jokowi pun meminta semua anggota kabinet memahami situasi krisis saat ini, dan memiliki kebersamaan dalam menghadapinya.

“Perasaan ini tolong sama. Kita harus sama perasaannya. Kalau ada yang berbeda satu saja, sudah berbahaya,” kata Presiden. ***

Share :