Desa Membangun Negeri
Selasa, 13 Okt 2020 22:00 WIB

Puluhan Pelajar Asal Simalungun Diamankan Polisi, Ngakunya Ikut Unjuk Rasa di Siantar

Reporter :  Matius Matatias Gea - Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara
Editor :  M Khairil Ismitullah

SIMALUNGUN, metro7.co.id – Sebanyak 60 orang pelajar yang hendak ikut melakukan aksi Penolakan UU Cipta Kerja Omnibus Law di Kota Pematangsiantar, berhasil dihalau oleh Personil Polsek Bangun, di Jalan Asahan KM 16,5 – 17, Nagori Bangun, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.

Pengamanan para pelajar tersebut, pada saat Polsek Bangun melakukan Operasi Yustisi 2020, guna pendisiplinan protokol kesehatan kepada masyarakat dalam beradaptasi dengan kebiasaan baru dimasa pandemi Covid -19.

“Jadi pengamanan para pelajar sebanyak 60 orang tersebut, pada saat kita melakukan operasi Yustisi. Namun sebelum pengamanan itu, kita sedang melakukan operasi Yustisi, dan kita melihat ada satu unit dump truk yang kita curigai sedang membawa sesuatu didalamnya, sehingga kita langsung menghentikan laju dump truk tersebut, dengan menyuruh dump truk masuk ke dalam Mako Polsek Bangun,” ucap Kapolsek Bangun AKP L. S Gultom, Selasa (13/1/2020) sekira pukul 10.30 Wib.

Kemudian saat dilakukan pemeriksaan, ternyata didalam dump truk tersebut ada sebanyak 60 orang pelajar. Selanjutnya personil Polsek Bangun menyuruh para pelajar yang terdiri dari anak SMA itu turun untuk dimintai keterangan.

Halaman: 1 2 3

CLOSE
meritroyalbet güncel giriş -

holiganbet yeni adresi

-
betgaranti yeni adresi