Home / Kota Banjarmasin

Rabu, 20 November 2019 - 17:09 WIB

Raih Saba Wistara, Banjarmasin Diakui Sebagai Kota Sehat

Reporter : Koran Metro7 - Dibaca : 1 kali

BANJARMASIN – Predikat kota sehat, kini semakin melengkat di Kota Banjarmasin. Dimana sejak beberapa tahun lalu, kota berjuluk seribu sungai ini telah mendapat penghargaan sebagai Kota Sehat, dimulai
dengan penghargaan Swasti Saba tingkat Padapa kemudian dilanjutkan dengan Swasti Saba tingkat Wiwerda, hingga di tahun 2019 ini mendapatkan
penghargaan Swasti Saba tingkat tertinggi yakni Saba Wistara.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Menteri Kesehatan
Terawan Agus Putranto, dalam acara penghargaan Swasti Saba Kabupaten, Kota Sehat Tahun 2019 di
Sasana Bhakti Praja, Gedung C Kemendagri, Jakarta, Selasa (19/11).

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, usai menerima penghargaan tersebut berharap, dengan diterima penghargaan tersebut, seluruh warga Kota Banjarmasin semakin giat melaksanakan kebersihan lingkungan sehingga seluruh lapisan masyarakat Bumi Kayuh Baimbai tetap terjaga kesehatannya.

“Terima kasih kepada seluruh warga Kota Banjarmasin. Mudah-mudahan dengan penghargaan ini kita akan semakin menjaga Kota Banjarmasin agar
tetap menjadi kota yang sehat dengan lima kategori pranata, yakni dimulai dari hal terkecil hingga tertib berlalulintas,” ucapnya.

Selain penghargaan Saba Wisatara, Pemko Banjarmasin juga menerima sertifikat Kota Sehat, yang diterima Ketua Forum Kota Sehat Banjarmasin, Fathurrahman.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan penghargaan yang diberikan merupakan kolaborasi dan sinergi antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri untuk memberikan apresiasi terhadap Pemda yang berkomitmen dan berhasil menjadikan Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2019.

Menurutnya, kesehatan adalah keadaan sehat baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial sehingga memungkinkan setiap orang hidup produktif secara
sosial dan ekonomi.

Ditegaskannya, setiap orang berhak atas kesehatan dan atas lingkungan yang sehat sebagaimana menjadi amanat Undang-Undang Kesehatan.

“Penyelenggaraan kabupaten, kota sehat merupakan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat secara harmonis, integrasi antar sektor untuk memenuhi
kepentingan masyarakat. (metro7/nrl)

Share :