Rehap Atap Gereja di Bartim, Pekerja Bangunan Tewas Kesetrum

Reporter : Koran Metro7 - Dibaca : 7 kali

TAMIANG LAYANG – Nasib Naas menimpa Yani alias Apau (37) seorang pekerja bangunan asal Amuntai Kalsel. Yani ditemukan meninggal dunia saat sedang merenovasi atap Gereja di Desa Bagok, Kecamatam Benua Lima, kabupaten Barito Timur, Sabtu 7 November 2019.

Kronologis kejadian, Yani ditemukan rekan kerjanya yang saat itu sedang bekerja merenovasi sebuah Bangunan Gereja di Desa Bagok. Korban ditemukan sudah tak bernyawa lagi dengan posisi telungkup di atas rangka atap.

Menurut Saksi Lisa (34) dan Deny Widayandan (25) yang keduanya merupakan warga Desa Bagok, bahwa korban merupakan tukang bangunan yang sedang merenovasi atap Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Simpun Desa Bagok RT. 02.

Baca Juga :  Kepsek SMAN Pematang Karau Harapkan Penambahan Ruang Belajar

“Saat kejadian korban sedang bekerja diatas atap yang terdapat kabel listrik yang membentang kemudian korban dengan tangan kiri terlihat memegang kabel listrik bertegangan tinggi yang melintang berdekatan dengan atap sehingga korban meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik,” ucap saksi lisa dan Deny.

Sementara itu, Kapolres Bartim AKBP Zulham Effendy, melalui Kapolsek Benua Lima Ipda Didik Hariyanto saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

“Iya benar. Pada Sabtu (7/12/2019) pukul 08.30 wib, kami mendapatkan informasi bahwa telah terjadi orang tersengat listrik, kemudian kami langsung mendatangi TKP, sesampainya di TKP kami menemukan Korban dalam kondisi Sudah meninggal dunia dengan posisi tertelungkup diatas rangka atap yang terbuat dari baja ringan,” ujar Kapolsek Minggu 8 November 2019.

Baca Juga :  Kades Malintot Sepakat Posko Terpadu Covid 19 di Pusatkan di Pintu Masuk Sibung, Dijaga Relawan Empat Desa

Setelah itu, lanjut Kapolsek, kami bersama masyarakat mengevakuasi korban, setelah itu korban kita bawa ke Puskesmas Benua Lima untuk kita lakukan visum Et Repertum (VER) guna mengetahui penyebab kematian Korban.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan apa sebenarnya penyebab kematian korban dan setelah proses VER selesai selanjutnya korban kita antar kerumah duka ke Amuntai,” imbuhnya. (metro7/budi)

Share :