oleh

Resmi Terbentuk, Kadin Kotabaru Siap Pasarkan Daerah ke Luar Negeri

-Kotabaru-485 views

KOTABARU – Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kotabaru periode 2020 – 2025 resmi terbentuk. Pelantikan dilaksanakan di Gedung Paris Barantai, Kotabaru. Sabtu (21/3).

Musyawarah kabupaten (Muskab) dan pelantikan ini dihadiri ketua harian Kadin Kalsel, Wijaya Kusuma Prawira Karsa.

Wijaya Prawira sekaligus mengukuhkan Dewan Pengurus Kadin Kotabaru dan menetapkan Suwandi sebagai ketua.

Selain itu dibentuk juga Dewan Pembina dan Dewan Pertimbangan. Wijaya Kusuma menyampaikan apresiasi setingginya kepada seluruh pengurus kadin atas kesediannya menjadi pengurus kadin di Kotabaru.

Wijaya mengatakan kadin itu jelas di dalam UU dan Kepres itu sebagai mitra pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan dan seluruh asosiasi himpunan baik pengusaha maupun perusahaan itu semuanya bernaung di bawah kadin dengan undang – undang no 1 tahun 1987.

“Dengan terbentukanya gugusan Kadin Kotabaru, maka sudah ada 7 kadin yang ada di Kalsel. Ini atas dorongan kawan – kawan perlahan kami perlahan melaksanakan konsolidasi dan penertiban di kabupaten dan kota. Insya Allah akan menyusul Tabalong dan Balangan,” katanya

Dengan terbentuknya ini, Wijaya juga yakin akan menerbitkan perbub dan gubernur juga akan menerbitkan pergub.

Dikatakannya kadin dibentuk bertujuan untuk membina dan mengembangkan kemampuan kegiatan pengusaha Indonesia di bidang usaha dagang, usaha koperasi dan usaha swasta dalam kedudukannya sebagai pelaku ekonomi nasional dalam rangka mewujudkan ekonomi dan dunia usaha yang sehat dan tertib berdasarkan pasal 33 UUD 45.

Ketua kadin terpilih Kotabaru, Suwandi mengatakan kegiatannya akan bersinergi dengan pemerintah.

“Jadi dengan adanya program yang diberikan pemerintah kita akan kerjasama. Disamping kita juga punya prospek pemasaran di luar negeri kemudian kita mencari investor dalam negeri untuk berinvestasi di Kotabaru,” kata dia.

“Alhamdulillah hari ini sudah terlaksana dengan sukses pelantikan selain program seratus kerja kami juga akan konsolidasi ke perusahaan – perusahaan yang belum terakomodir dan sesuai kenginan kami meminta bupati mengeluarkan perbub untuk mewajibkan seluruh perusahaan,” ujar Syahriansyah, wakil ketua menambahkan. (metro7/syn).