oleh

Salah Satu Anggota DPRD Kalsel Dilaporkan ke BK dan Dittipidum Mabes Polri

BANJARMASIN – Menindaklanjuti LSM Kalsel pada tanggal 22 Juli 2019, telah menggelar unjuk rasa dan menyerahkan data di Gedung DPRD Provinsi Kalsel tentang dugaan penggunaan Ijasah palsu atas nama H Rusli Caleg DPRD Kalsel Dapil 2, yang terpilih pada Pemilu 2019. Kali ini tidak hanya dugaan ijasah palsu, dia juga diduga membuat surat palsu berupa Surat Keterangan dari Kelurahan untuk membuat SKCK di Kepolisian Polres Banjar. “Padahal H Rusli pernah dihukum dalam perkara tindak pidana ilegal loging. Hal inilah saya laporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi kalsel. Juga dilaporkan ke Dittipidum Mabes Polri dan saat ini telah memasuki Tahabp Penyedikan berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor: SP.Lidik/480/III/2020,” jelas pelapor H Subhan Saputera seraya memperlihatkan surat Badan Reserse Kriminal Polri Direktorat Tindak Pidana Umum, dan laporan yang ditujukan pada ketua BK, dan tanda terima dari stap Sekwan DPRD Kalsel, Rabu (1/3/2020)
BACA JUGA :   Kakak Adik Pengedar Sabu Asal Kuranji Dibekuk Polisi
Disebut H Subhan dalam UU No.7 tahun 2017 tentang Pemilu terhadap bakal Calon yang pernah terpidana atau mantan narapidana yang di ancam 5 tahun atau lebih akan memenuhi syarat sebagai caleg apabila terbuka dan jujur mengakui pernah terpidana dan diumumkan pada media masa, sebagaimana diatur ketentuan pasal 240 ayat (1) huruf g.