oleh

Salon Plus-Plus di Razia

BANJARMASIN — Enam orang warga digiring ke Polresta Banjarmasin dalam razia pekat yang dilakukan Satuan Sabhara di sejumlah salon yang diduga berprofesi ganda, Senin (17/9) siang. Mereka terdiri dari tiga orang lelaki dan tiga orang wanita. Dua orang wanita yang terjaring masih di bawah umur.
Namun, dari hasil razia tersebut, petugas tidak menemukan adanya salon yang diduga berprofesi ganda. Seperti gadis belia berinisial HI (16), tak dapat mengelak saat diminta petugas menunjukkan kartu identitas diri. “Saya hanya membantu keponakan yang bekerja di salon, karena karyawannya masih belum datang,”elak wanita berambut pirang ini.
Kasubag Humas Polresta Banjarmasin Ipda Mahmuda mengatakan, razia pekat ini sengaja dilaksanakan pada siang hari dengan sasaran sejumlah salon yang diduga berpraktik ganda. Pihaknya banyak menerima laporan yang masuk mengenai persoalan tersebut. “Sasaran pekat siang hari menepis adanya indikasi  salon yang jadi tempat prostitusi,” ucapnya.
Dalam razia kemarin pihaknya tak menemukan adanya salon yang berpraktik ganda. Hanya ada dua orang wanita ABG alias masih di bawah umur yang dipekerjakan.”Kita tidak menemukan salon esek-esek, tapi tadi dua wanita di bawah umur yang tidak memiliki KTP kita amankan,” katanya. Metro7/fit