Desa Membangun Negeri
Minggu, 11 Apr 2021 14:36 WIB

Sekda Tapsel Ajak Masyarakat Hentikan Budaya ‘Marpangir’

Reporter :  Martahi Simanungkalit - Kab. Tapanuli Selatan, Sumatera Utara
Editor :  M Ali Nafiah Noor

TAPANULISELATAN, metro7.co.id – Jelang Ibadah Puasa Ramdhan, Bupati Tapanuli Selatan , Dolly Pasaribu, S.Pt, MM yang diwakili Sekda, Parulian Nasution, mengajak segenap umat Islam, agar jangan sampai mengotori Ramadhan nanti, dengan budaya yang seharusnya tak perlu dilakukan. Seperti halnya budaya ‘Marpangir’ yang biasa dilakukan sehari sebelum bulan puasa, menurut Sekda hal ini tak perlu dilakukan.

Marpangir sendiri merupakan kegiatan mandi secara tradisional. Dimana, cara mandinya adalah dengan menyampurkan air mandi dengan berbagai ramuan serta wewangian. “Karena itu, menurut saya, Marpangir ini tidak pernah dilakukan dalam ajaran Islam,” ucap Parulian pada acara Dzikir dan Doa bersama Ulama dan Umaro se Kab. Tapanuli Selatan dan Kab. Padang Lawas Utara yang diinisiasi Kapolres Tapsel, AKBP Roman S Elhaj, guna menyambut bulan suci Ramadhan 1442 H di Masjid Agung Syahrun Nur, Komplek Perkantoran Bupati Tapsel, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, Sabtu (10/04/2021).

Berikutnya, Sekda mengingatkan pemilik warung, agar jangan membuka kedai kopi di siang bolong. Dia juga mengajak semua pihak konsisten, untuk tidak membiarkan warung-warung kopi buka di siang hari. Berikutnya, Sekda meminta selama ibadah di bulan suci Ramadhan, kiranya agar tetap patuhi protokol kesehatan, sebab hingga saat ini Covid-19 belum berakhir.

Halaman: 1 2 3

 
CLOSE
Lewat ke baris perkakas