Desa Membangun Negeri
Rabu, 5 Mei 2021 04:11 WIB

Sengkarut Plasma PT BSS dengan Masyarakat, Ketua DPRD Perintahkan Komisi II Terjun ke Lokasi

Reporter :  Ahmad Rajulani Husayin - Kotabaru Kalimantan Selatan
Editor :  Zulfahmi Dhamiri

 

KOTABARU, metro7.co.id – Ketua DPRD, Syairi Mukhlis memimpin rapat bersama Komisi II DPRD Kotabaru, Selasa (4/5). Rapat dengar pendapat ini yang kesekian kalinya digelar di DPRD membahas persoalan kesepakatan masyarakat dengan PT Bersama Sejahtera Sakti (BSS) mengenai plasma.

Setelah mengikuti dan mendengarkan paparan dari pihak kecamatan Pulau Laut Timur dan LSM, ia menyimpulkan terjadi miskomunikasi terkait ketersedian lahan untuk plasma yang telah disepakati terhadap masyarakat dibeberapa desa di Pulau Laut Timur.

“Dari 2330 hektar yang disepakati dengan koperasi ternyata yang bisa terbangun hanya sekitar 881 hektar,” kata Syairi kepada wartawan, di gedung DPRD.

Ia menerangkan, karena kondisi lahan dari dua ribuan hektar itu, sekitar 881 adalah kawasan APL. Dan sisanya kata dia merupakan kawasan hutan juga cagar alam.

“Nah itu menjadi kendala terpenuhinya plasma 2330 hektar itu,” kata dia

Dewan ujar eks Kades Bungkukan ini, berharap ke depan sesuai Permentan dan turunannya melalui Perkebunan dan juga surat gubernur, ada beberapa poin yang perlu disikapi terkait perihal tersebut, dimana lanjut dia perusahaan wajib memenuhi 20 persen plasma pada saat mereka membangun kebun inti.

Halaman: 1 2 3

 
CLOSE
Lewat ke baris perkakas