Home / Desa Membangun Negeri / Aceh / Aceh Tenggara / Covid-19

Jumat, 3 Juli 2020 - 18:13 WIB

Siltap Aparatur Desa Aceh Tenggara Terpangkas, Kinerja Perangkat Desa Menurun?

Reporter : M Yusuf - Kab.Aceh Tenggara, Aceh - Dibaca : 41 kali

 

ACEH TENGGARA, metro7.co.id
Mulai dari bulan Mei Penghasilan Tetap Aparatur Desa (Siltap) seluruh desa Se Aceh Tenggara terpangkas 20%.

Hal iu sesuai Peraturan Bupati Aceh Tenggara Nomor : 26 Tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan Bupati Aceh Tenggara Nomor : 3 Tahun 2020 tentang penetapan belanja penyelenggaraan pemerintahan kute dan belanja pembinaan kemasyarakatan kute Tahun anggaran 2020, dimana nilai penerimaan tak lagi seperti bulan-bulan lalu.

Hasil Informasi dari Kepala Desa yang tak mau di sebutkan nama nya, Jumat,(03/07/20)  di Kutacane mengatakan pengusulan Siltap untuk bulan Mei hingga waktu yang belum dapat ditentukan, penerimaan tak lagi sama nilainya seperti bulan-bulan sebelumnya.

Pengusulan Siltap itu nilainya sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor : 3 Tahun 2020, bahwa Kepala Desa dan Perangkat Desa lainnya mendapatkan dengan Peraturan tersebut.

“Tetapi pengusulan bulan Mei dan Juni ini, kita mengusulkan sesuai dengan peraturan perubahan Bupati Aceh Tenggara nomor 26 Tahun 2020, yang mana perangkat seperti Kepala Dusun, Kasi, Kaur, Sekretaris dan Kepala Desa terpangkas hingga mencapai 20%,” katanya.

Disebutnya, terpangkasnya Siltap itu kemungkinan akan berdampak terhadap kinerja perangkat desa kedepannya, karena tidak semua perangkat desa menerima atas Peraturan Perubahan yang diputuskan oleh Bupati Aceh Tenggara H Raidin Pinim.

Disisi lain ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Aceh Tenggara, Nawi Sekedang, melalui hp selurer Jumat (03/07/20) menjelaskan pemangkasan Siltap itu terkait dengan pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAU) senilai 50℅ instruksi dari Pemerintahan Pusat untuk penanganan pencegahan corona virus disease covid 19 yang kini melanda di Indonesia ini.

“Siltap itu adalah bagian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Tenggara yang sebagian anggaran bersumber dari DAU,” ungkap nya. ***

Share :