Desa Membangun Negeri
Sabtu, 19 Jun 2021 13:53 WIB

SMAN Welaus di Perbatasan RI-RDTL Ingin Jadi Percontohan, Begini Penjelasan Kepsek

Reporter :  Fabianus Bria - Kab. Malaka - NTT
Editor :  M Ali Nafiah Noor

MALAKA, metro7.co.id – Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN Welaus Yanuarius KN Berek mengatakan jika kualitas pendidikan seorang peserta didik dan mutu sebuah sekolah dapat dilihat dari biaya pendidikan itu sendiri.

“Orang pintar dan cerdas itu butuh biaya. Butuh usaha dengan semangat belajar yang keras. Butuh disiplin dalam belajar dengan berlandaskan pada sumber informasi, seperti buku paket siswa dan media pembelajaran lainnya seperti internet dan media literasi edukasi lainnya,” ujar Yanuarius dalam rapat bersama orang tua/wali murid sebelum melakukan pembagian hasil evaluasi akhir siswa kelas X dan XI semester genap tahun 2021, Sabtu (19/6/2021) di aula sekolah setempat.

SMAN Welalus sendiri merupakan salah satu sekolah yang berada di wilayah perbatasan Republik Indonesia (RI) dengan Republik Demokratis Timor Leste (RDTL).

Ditegaskan Yanuarius, siswa SMAN Welaus diminta untuk belanja buku siswa maupun atribut sekolah tujuannya untuk kualitas diri mereka. Ketika anak itu pintar dan cerdas, itu menurutnya merupakan kebanggaan keluarga, sekaligus warisan di dalam keluarga, bukan warisan sekolah. 

Halaman: 1 2

 
CLOSE
block id 11401 site metro7.co.id1 - PC 800x220px 4x1_ Mob 414x400px 2x2
Lewat ke baris perkakas