oleh

Syok, Guru Penabrak Anak TK Belum Jadi Tersangka

MEDAN – Polisi belum menetapkan Marini, guru yang menabrak sekira 15 siswa taman kanak-kanak (TK), sebagai tersangka dalam kasus tabrakan tersebut.
Tim penyidik belum dapat melakukan pemeriksaan terhadap Marini karena hingga sore hari masih terlihat syok dan mengalami trauma berat. Bahkan Marini sempat pingsan beberapa kali.

Pelaku saat ini telah diamankan di suatu tempat dengan pengawalan ketat petugas dan pihak keluarga. Namun Polresta Medan enggan memberitahukan lokasi keberadaan pelaku.
Rencananya, tim penyidik Polresta Medan secepatnya melakukan pemeriksaan terkait kronologis kejadian. Usai pemeriksaan, tim penyidik akan menentukan status pelaku menjadi tersangka.
Sementara itu, dari 17 siswa yang menjadi korban (sebelumnya 15 siswa), tujuh di antaranya diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing karena hanya mengalami luka lecet dan memar akibat benturan bumper minibus toyota avanza yang dikendarai pelaku.
Sementara 10 siswa lainnya masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Colombia Asia.
Peristiwa nahas terjadi saat puluhan siswa Yayasan Boddhicita sedang olahraga di halaman sekolah pada jumat pagi sekira pukul 10.45 WIB. Tiba-tiba minibus avanza dengan nomor plat polisi BK 1272 VO jenis matik yang dikendarai Marini mundur dan menyeruduk para siswa hingga mengakibatkan 17 siswa luka-luka.
Kuat dugaan, pelaku tidak dapat mengendalikan mobilnya yang tiba-tiba mundur dengan kecepatan tinggi sesaat setelah dihidupkan.  okezone