Desa Membangun Negeri
Selasa, 1 Jun 2021 14:34 WIB

Tabalong Setelah Anang Syakhfiani

Reporter :  Koran Metro7
Editor :  Koran Metro7

Kadarisman
Pemerhati Politik Banua

Roda kehidupan tak pernah akan berhenti. Politik sebagai bagian instrumen kebaikan untuk kehidupan tak boleh untuk tidak bertambah memberdayakan.

Pengabdian politik dalam tatanan dan sistem demokrasi pada sebuah bangsa akan terus bergulir, berganti dan berkelanjutan.

Tahun 2024, Anang Sakhfiani akan melepas kendali pemerintahan di Kabupaten Tabalong. Konstitusi membatasi ruang pengabdiannya sebagai bupati yang terpilih dua kali periode.

Tetapi itu masih cukup lama. Ruang dan waktu masih terbentang lapang untuknya mengimplementasikan kebijakan yang berorientasi kepada peningkatan kemaslahatan buat masyarakatnya. Meningkatkan manfaat dari kekuasaan politik untuk khalayak adalah bagian “investasi” politik lebih lanjut.

Tapi bukan itu yang penting. Hal paling penting bagaimana kesempatan kekuasaan dapat meninggalkan kenangan indah sebagai investasi akhirat. Tiap-tiap kebijakan kebaikan pasti menerima ganjaran kebaikan.

Tak dapat tidak diakui, periode pertama kepemimpinan Anang Syakhfiani sebagai Bupati Tabalong cukup progressif dan banyak membuat perubahan.

Tabalong Expo, misalnya atau Tanjung bersinar Park harus diakui selesai di tangannya. Demikian Mall At- Taibah yang sebelumnya menjadi tempat maksiat dapat diubah menjadi Mall Pelayanan Publik. Pusat perdagangan yang sebelumnya terpusat di Ujung Murung, Tanjung yang krodit saat ini telah bergeser ke Pasar Mabuun yang dulu penuh dengan sunyi dan sepi.

Halaman: 1 2 3 4 5 6

 
CLOSE
block id 11401 site metro7.co.id1 - PC 800x220px 4x1_ Mob 414x400px 2x2