Desa Membangun Negeri
Rabu, 28 Jul 2021 22:44 WIB

Tak Bisa Pertanggungjawabkan Proyek Desa, Kades Sungai Jamjam Babirik HSU Dituntut Lima Tahun Penjara

Reporter :  Rosidi HS - Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Editor :  Koran Metro7

 

BANJARMASIN, metro7.co.id – Karena tidak bisa mempertanggungjawabkan uang dana desa dalam melaksanakan  beberapa obyek pembangunan di desanya, Kepala Desa  Sungai Jamjam Kecamatan Babirik Kab. Hulu Sungai Utara  Ansyari dianggap bersalah dan oleh JPU M Fadly Arby dari Kejaksaan Negeri HSU dituntut selama lima tahun penjara.

Selain itu terdakwa juga diwajibkan membayar denda Rp 200 juta  subsdiar sekama enam bulan, serta membayar uang pengganti sebesar Rp 442.615.633,- yang merupakan kerugian negara jika dalam waktu sebulan harta benda tidak cukup maka kurunganya bertambah enam bulan.

JPU dihadapan majelis hakim yang dipimpin hakim Jamser Simanjuntak, pada sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banjarmasin, Rabu (28/7/2021) berkeyakin kalau terdakwa bersalah melanggar  pasal 2 Jo pasal 18 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah  dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,  jo pasal 64 KUHP, seperti pada dakwaan primairnya.

Terdakwa diseret ke pengadilan tersebut, sebab dalam pelaksanaan beberapa obyek pembangunan di desa tersebut tahun anggaran 2019, pertanggungjawab keuangan yang dikelola Ansyar selaku terdakwa tidak sesuai dengan kenyataan alias volume pekerjaan proyek seperti pembangunan jalan desa, pembangunan sarana air bersih maupun pembangunan irigasi tidak sesuai dengan rencana.

Halaman: 1 2

 
CLOSE
block id 11401 site metro7.co.id1 - PC 800x220px 4x1_ Mob 414x400px 2x2
Lewat ke baris perkakas