Home / Covid-19 / Kalimantan Selatan (Kalsel)

Senin, 22 Juni 2020 - 00:45 WIB

Tambah 94 Positif di Kalsel, Banyak dari Balangan, Banjarmasin dan Tabalong

Reporter : Koran Metro7 - Dibaca : 95 kali

TANJUNG – Perkembangan kasus Covid-19 di Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ), Minggu (21/6/2020) makin meningkat.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Kalimantan Selatan ( Kasel ) mencatatkan total positif sebanyak 2.569 kasus, Minggu (21/6/2020).

Penambahan kasus positif pada hari ini, sebanyak 94 orang.

Secara nasional, Kalsel menempati urutan ke empat penambahan kasus positif Covid-19 ini, setelah Jakarta dengan total 142 Sulsel 112, Jateng 99. Setelah Kalsel 94 kasusnya lalu lima besarnya ada Jatim 91 kasus.

Jika ditelaah, sebanyak 94 kasus baru ini berasal dari Kabupaten Banjar  ada 2 orang, Kabupaten Barito Kuala ada 5 orang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)  2 orang,  Kabupaten Tabalong  25 orang, Kabupaten Balangan 28 orang, Kota Banjarmasin 27 orang dan Kota Banjarbaru 5 orang.

Baca Juga :  Evaluasi Penilaian Adipura Tahap I

Sementara itu, dari 2.569 kasus, sebanyak 2.004 diantaranya menjalani karantina khusus atau isolasi mandiri, dilaporkan total sembuh 400 dan meningal dunia 165 kasus.

Dilaporkan pula oleh GTPP, pasien Covid-19 sembuh sebanyak 11 orang berasal dari RSUD Ulin Banjarmasin 1 orang , karantlna Kota Banjarmasin 4 dan karantina Kabupaten Banjar 6 orang.

Adapun pasien meninggal sebanyak 9 orang berasal dari Kabupaten Tanahlaut 1 orang . Kabupaten Tabalong 2 orang (menlnggal 12 dan 13 Juni 2020) dan Kota Banjarmasin 6 orang (meninggal 30 Mei, 31 Mei, 3 Juni dan 4 Juni 2020).

Baca Juga :  12 Pelaku Judi Domino Diamankan Polisi

Ketua harian GTPP Covid-19 Kalsel, Abdul Haris, di Banjarmasin beberapa waktu lalu, pihaknya terus bekerja dalam upaya memutus mata rantai penularan dengan melakukan 3T, yakni tracking, tracing dan testing.

“Arahan Gubernur Kalsel Paman Birin agar Gugus Tugas terus bergerak melakukan berbagai upaya memutus mata rantai penularan sekaligus menangani dampak wabah Covid-19,” kata Abdul Haris.

Ia berharap ada dukungan dari masyarakat untuk meningkatkan disiplin mematuhi protokol kesehatan.

“Termasuk, melaporkan bila ada keluarganya yang diduga terpapar virus corona, agar bisa segera ditangani,” kata Abdul Haris. ***

Reporter : Nurul Hayati Tifani /Banjarmasin – Kalimantan Selatan.

Share :