Desa Membangun Negeri
Rabu, 9 Sep 2020 15:35 WIB

Teh PTPN IV Masuk Pasar Ritel

Reporter :  Ahmed Fauzi - Medan, Sumatera Utara
Editor :  Zulfahmi Dhamiri

MEDAN, metro7.co.id – Jika kita melirik budaya ‘ngeteh’ di Indonesia, sebenarnya tidak kalah pamor dengan budaya ‘ngopi’. Baik di rumah, di café dan di perkantoran.

“Kita bisa dengan mudah menemui masyarakat yang asyik menyeruput teh hangat atau menegak gelas-gelas es teh,” sebut Direktur PTPN IV Sucipto Prayitno, Rabu, 9 September 2020.

“Bahkan budaya ngeteh yang semakin menjadi trend belakangan ini, bahasa lifestyle: Ngeteh deh……, selesai masalah loe! Teh adalah eksotik, teh adalah cantik, teh adalah sejuk dan menenangkan,” ujar Sucipto Prayitno.

Ia juga menyebutkan jika ditelusuri lebih jauh lagi, Provinsi Sumatera Utara memiliki teh khasnya sendiri. Siapa yang tidak mengenal perkebunan teh Sidamanik, Bah Butong dan Tobasari milik PT Perkebunan Nusantara IV.

Sucipto Prayitno mengatakan, perkebunan teh milik PTPN IV ini dengan luas areal Hak Guna Usaha (HGU) 6.373,29 hektare, yang sekaligus bukan hanya sebagai unit produksi saja, tetapi sudah sebagai heritage perkebunan dan merupakan kebanggaan masyarakat Provinsi Sumatera Utara, khususnya masyarakat di Kabupaten Simalungun dan menjadi salah satu tujuan objek wisata bagi masyarakat hingga kini.

Halaman: 1 2 3 4

CLOSE