oleh

Tradisi Mengawah – Manggangan Masih Dilakukan Orang Tabalong

TANJUNG – Tradisi bahu membahu dalam kehidupan masyarakat Banjar melalui kegiatan bergotong-royong masih kental.

Hal itu terlihat dalam setiap ada musibah kematian ataupun ada salah satu warga yang melaksanakan acara perkawinan di Kabupaten Tabalong.

Dimana apabila ada salah satu warga yang meninggal dunia di desa spontan warga berdatangan untuk membantu mulai persiapan penguburan jenazah sampai membatu mencari kayu bakar untuk keperluan memasak.

Begitu juga jika ada salah satu warga yang melaksanakan perkawinan, gotong royong dilakukan mulai mencari kayu bakar untuk memasak sampai membuat keperluan untuk acara perkawinan juga dilakukan bahu membahu.

Ada yang unik dalam tradisi gotong royong memasak untuk keperluan acara selamatan atau perkawinan yang dilakukan bersama oleh para kaum lelaki yaitu yang biasa disebut mangawah. Mengawah adalah memasak dalam jumlah banyak menggunakan wajan besar diatas tungku.

Sedangkan untuk memasak lauk pauknya biasa dilakukan kaum wanita yang biasa disebut manggangan sama juga dilakukan menggunakan wajan besar.

Selain itu juga kedatangan warga khususnya kaum perempuan, mereka membawa beras didalam rantang atau wadah berupa tempat lainnya yang disebut Pahindai untuk menyumbang untuk keperluan memasak, rantang atau wadah beras yang dibawa tadi akan diisi sayur dan lauk masak yang biasa disebut gangan, yang akan dibawa pulang oleh pemberi sumbangan beras.

Tradisi gotong dan kebersamaan warga desa masyarakat Banjar ini sudah kental membudaya sejak zaman dahulu, sebagai wujud kepedulian dan kerakatan. (metro7/via)