oleh

Warga Tidak Mampu Senang, Kartu BPNT dibagikan di Mantewe

BATULICIN – Dinas Sosial Tanah Bumbu bersama Bank BRI membagikan kartu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) desa Mantewe, Sukadamai dan Rejosari yang dilaksanakan di gedung serbaguna sukadamai, Sabtu (26/10/2019).

Acara ini merupakan pembagian kartu BPNT tahap pertama di wilayah Kecamatan Mantewe dan akan dilanjutkan ketahap kedua dan ketiga.

Sebelum penyerahan, Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKSK), Edi Santoso yang menangani pembagian ini menjelaskan BPNT ini merupakan Bantuan Sosial yang diberikan secara nontunai dari pemerintah kepada KPM setiap bulannya melalui rekening bank digunakan untuk membeli bahan pangan yang telah ditentukan.

Dalam hal ini Bank yang ditunjuk adalah Bank BRI, sehingga masyarakat penerima ini nantinya bisa mengambil bahan pangan diagen penyalur resmi terdekat yang bekerjasama dengan Bank BRI seperti Agen BRI Link dan e-warong.

Dia juga menjelaskan jika bantuan yang bernominal 110 ribu rupiah per bulan ini, tidak dapat diambil secara tunai. Pengambilannya nanti adalah berupa pembelian bahan pangan yang telah ditentukan dalam Peraturan Kementerian Sosial seperti beras dan telur diagen penyalur resmi Bank BRI.

“Besaran bantuan yang akan bapak ibu terima nantinya adalah 110 ribu rupiah per bulan masuk kedalam rekening, tapi tidak bisa bapak ibu tarik tunai. Silahkan nanti bapak ibu pergi ke BRI Link atau e-warong terdekat dengan menyerahkan kartu ini untuk ditukar dengan bahan pangan seperti beras dan telur,” kata Edi menjelaskan.

Masyarakat penerima merasa antusias bercampur bahagia menerima beras gratis dan telur per bulan melalui Kartu BPNT ini.

Mereka berharap dengan bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi keluarga terutama untuk pembelian beras yang merupakan kebutuhan pokok bagi mereka.

“Kami merasa senang dapat beras dan telur gratis tiap bulan untuk meringankan beban ekonomi keluarga kami. Dan mudah-mudahan bantuan ini bisa berlanjut terus dan dapat disalurkan kepada orang-orang yang benar-benar tidak mampu seperti kami ini,” kata salah satu KPM Lansia, warga desa Sukadamai Kecamatan Mantewe.

Pada proses pembagian ada beberapa KPM yang identitasnya berbeda sehingga pihak bank langsung berkoordinasi dengan pemerintah Desa untuk mencocokkan data tersebut.

Jika terbukti benar, maka pihak desa membuatkan surat keterangan yang menyatakan bahwa KPM memang benar orang yang dimaksud dalam daftar KPM tersebut serta ada juga beberapa KPM yang tidak dapat berhadir diacara pembagian tersebut, dikarenakan sudah lanjut usia, sehingga petugaspun langsung berinisiatif langsung door to door kerumah para lansia tersebut yg berhalangan hadir.

Meskipun terdapat kendala seperti perbedaan identitas, penerima lanjut usia tidak dapat hadir, secara keseluruhan pembagian BPNT ini berjalan lancar sampai semua penerima menerima haknya. (metro7/khairil)