NIAS, metro7.co.id – Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Swab Tes Cepat Molekuler  (TCM) di RSUD Gunungsitoli Kabupaten Nias pada tanggal 01 September 2020 terhadap YM (28 tahun), menunjukkan hasil Positif Covid-19, sehingga secara kumulatif jumlah pasien konfirmasi positif di Kabupaten Nias menjadi 4 (empat) orang, Rabu (02/09/20).

Kadis Kominfo Nias selaku Koordinator Humas GTPP Covid-19 Kabupaten Nias menjelaskan bahwa YM (pasien C004) jenis kelamin laki-laki, bekerja sebagai PNS di RSUD Gunungsitoli, Kabupaten Nias alamat Desa Lolowua Kecamatan Hiliserangkai, diduga terpapar Covid-19 pada saat merawat pasien di ruang perawatan, sementara dari penelusuran YM tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah, terutama daerah zona merah.

” Saat ini YM isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan Tim Covid-19 Dinas Kesehatan dan Puskesmas,” jelasnya Kadis Kominfo Kabupaten Nias dalam keterangan press releasenya 02 September 2020, sekitar pukul 12.43 Wib.

Selanjutnya, Koordinator Humas GTPP Covid-19 Kabupaten Nias (Dahlanroso Lase) berharap bagi keluarga dan masyarakat yang pernah kontak erat dengan YM dalam 2 minggu terakhir agar mengikuti pelaksanaan Rapid Test di UPTD Puskesmas Botombawo pada hari Rabu tanggal 02 September 2020 dimulai pukul 14.00 WIB.

“Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nias  tetap dihimbau dan dimohon kerjasamanya untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, yaitu wajib pakai masker, cuci tangan, selalu jaga jarak dan hindari kerumunan serta jaga kesehatan dan imunitas tubuh dengan makan makanan bergizi, istirahat yang cukup dan olahraga secara teratur,” himbaunya.

Lebih lanjut Koordinator Humas GTPP Covid-19 Kabupaten Nias menyampaikan berupa himbauan bagi yang baru kembali dari luar daerah disiplin isolasi mandiri di rumah selama 14 hari, dan bila mengalami gejala seperti demam tinggi, batuk dan sesak segera ke fasilitas kesehatan terdekat.

Sementara kepada masyarakat yang menderita penyakit-penyakit umum dan dasar, agar mengutamakan untuk berobat ke Puskesmas terdekat, tidak langsung dirujuk ke RSUD Gunungsitoli Kabupaten Nias dan juga diharapkan kerjasama serta kejujuran masyarakat yang berkunjung ke fasilitas kesehatan bila telah ada kontak erat dengan pasien Covid-19, atau hasil rapid test nya reaktif atau telah ada gejala Covid-19, agar diinformasikan kepada petugas kesehatan yang melayani.

” Mari bersama mencegah penyebaran Covid 19,” harapnya Dahlanroso. *