BANJARMASIN, metro7.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel membeli hasil petani lokal. Kemudian, sayur dan buah-buahan dibagikan kepada warga yang menjalani isolasi mandiri.

 

Penyaluran dilakukan di kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kalsel, Jalan Panglima Sudirman Banjarbaru, Senin (30/8/2021) pagi.

 

Kepala Dinas TPH Kalsel Syamsir Rahman menerangkan, paket bantuan terdiri dari buah-buahan dan sayur-sayuran yang dibeli langsung dari petani. 

 

Dengan membeli langsung dari petani, ujarnya, bermaksud sekaligus membantu mengendalikan inflasi.

 

Diungkapkannya, saat ini bantuan akan didistribusikan ke Kelurahan Kuripan dan Kelurahan Kelayan di Banjarmasin, serta Kelurahan Cempaka di Banjarbaru.

 

“Kami akan mendistribusikan ke kelurahan-kelurahan. Dari situ nanti para relawan di masing-masing kelurahan yang akan menyerahkan ke warga isoman,” jelas Syamsir Rahman.

 

Ia melaporkan, kegiatan ini turut mendapatkan apresiasi dari Menteri Pertanian dan Menko Perekonomian.

 

Tambahnya, situasi pandemi mengharuskan seluruh komponen pemerintahan dan masyarakat untuk saling bergotong-royong dalam menguatkan dan menjaga sesama.

 

Terkait produksi tani, ungkap Syamsir lagi, hingga bulan ini terus mengalami peningkatan.

 

“Hasil tani yang kita (warga Kalsel) perlukan hanya 3.500 ton dalam setahun, sedangkan produksi kita lebih dari satu juta ton,” ujarnya.

 

Dengan kondisi surplus, ia optimis mempersiapkan Kalsel sebagai penyangga pangan ibukota.

 

Sementara itu, Sahbirin Noor yang baru saja dilantik kembali sebagai Gubernur Kalsel pada 25 Agustus 2021, berharap, paket buah dan sayur sedikit banyaknya bisa membantu masyarakat setempat yang terdampak Covid-19.

 

“Justru mereka yang sedang isoman jangan kita kucilkan. Mereka harus kita perhatikan dan kita beri bantuan,” tegas pria yang akrab disapa Paman Birin.

 

“Kita berharap bisa menekan dampak covid ini sekecil mungkin. Dan, paling penting adalah semua kita harus saling peduli dan bergotong royong dalam mengatasi covid. Dan juga jangan lupa tetap  berdoa kepada Tuhan. Dan, usaha yang kita lakukan adalah terus melakukan kolaborasi dengan pemerintah pusat dan kabupaten/kota,” paparnya.

 

Di akhir sambutan, Paman Birin kembali mengingatkan untuk terus menerapkan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas.[]