SANGGAU, metro7.co.id – Satgas Pamtas RI- Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns bersama Forkompimda Kabupaten Sanggau, Pilar Entikong, dan CIQS Entikong mengikuti rapat pembahasan mengenai Kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui PLBN Entikong bertempat di ruang rapat wisma Nusantara PLBN Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Senin (21/3).

Di tempat yang sama Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono mengatakan, kegiatan rapat ini dipimpin oleh Asops Kasdam XII/Tpr Kolonel Inf Ferdial Lubis.

Turut berhadir Kabengkangdam XII/Tpr Letkol Cba Putra Bungsu Usman serta 2 orang Pabandya staf ops Kodam XII/Tpr.

Kegiatan rapat ini membahas mengenai masuknya PMI dari Malaysia ke Indonesia melalui PLBN Entikong yang pada beberapa minggu ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“Hal ini disebabkan antara lain menjelang puasa ramadhan dan hari Raya Idul fitri,” terang Dansatgas.

“Dalam rapat ini juga dibahas mengenai kendala-kendala yang terjadi akibat adanya peningkatan jumlah PMI yang masuk ke wilayah Indonesia melalui PLBN Entikong serta kesiapan aparat TNI, Polri dan juga instansi Pemerintah yang tergabung dalam Satgas Penanganan Covid-19 di PLBN Entikong,” tambahnya.

Sementara, Asops Kasdam XII/Tpr Kolonel Inf Ferdial Lubis mengungkapkan, tujuan datang ke PLBN Entikong dan mengikuti rapat ini adalah untuk audiensi menerima saran, pendapat dan kendala-kendala dari TNI, Polri dan instansi Pemerintahan yang berada di PLBN Entikong mengenai kepulangan PMI disini.

“Alhamdullilah setelah adanya rapat tadi kami bisa mengetahui kendala-kendala yang ada di wilayah PLBN Entikong serta kemungkinan cara mengatasinya yang akan kami bawa pada saat rapat di tingkat Propinsi Kalbar nanti, sehingga di harapkan nantinya kepulangan PMI melalui PLBN Entikong dapat teratur, tetap mematuhi protkes dan mengedepankan sisi kemanusiaan,” terangnya.

Sedangkan, dr Ranti selaku Kepala KKP Entikong mengatakan kendala utama di PLBN Entikong ini adalah keterbatasan alat Swab PCR dimana hanya bisa melakukan 92 tes sekali running sehingga sangat berpengaruh apabila pada 1 hari PMI yang masuk lebih dari kapasitas mesin yang ada.

“Kami menyambut baik adanya rapat ini sehingga bisa di bawa ke pembahasan tingkat propinsi Kalbar, diharapkankan kami mendapat dukungan tambahan Mobil Lab PCR dan juga tenaga ahli analisnya,” ujarnya.

Selain melaksanakan rapat di Wisma Nusantara PLBN Entikong, Asops Kasdam XII/Tpr beserta rombongan juga mengunjungi PLBN Entikong dan Terminal Barang Internasional (TBI) Entikong untuk melihat langsung situasi dan kondisi PMI yang masuk dan di karantina serta melihat dapur lapangan yang disiapkan Bekangdam XII/Tpr.