KUALA KAPUAS, metro7.co.id – Tenaga kontrak di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah masih dipertimbangkan nasibnya di 2022 mendatang.

Masa depan tenaga kontrak di Kapuas itu menjadi pembahasan Komisi I DPRD Kabupaten Kapuas, Senin (1/11/2021). Wakil rakyat mengundang Pemkab Kapuas ke sekretariat mereka untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Ketua Komisi I DPRD Kapuas Bardiansyah mengungkapkan, RDP itu terkait surat Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas perihal pengangkatan tenaga kontrak tahun 2022.

Menurutnya, dalam surat itu menyebutkan beberapa poin yang di antaranya soal pembayaran gaji tenaga kontrak dirasionalisasikan 50 persen dari anggaran sebelumnya, juga surat perjanjian kerja tenaga kontrak yang ada di Pemkab Kapuas 2022 nanti sementara tidak akan diperpanjang.

Bardiansyah menerangkan, penunjukkan kembali tenaga kontrak pada 2022 nanti akan ditetapkan berdasarkan uji kompetensi dan ketersediaan kuota.

“Kami mendorong untuk tenaga kontrak dalam bidang pendidikan dan kesehatan perlu dipertimbangkan untuk dipertahankan, terutama di daerah pelosok,” imbuhnya.

Dia juga meminta agar ada pertimbangan kembali bagi tenaga kontrak yang masa kerjanya lebih lama. “Misalnya 10 tahun atau 15 tahun itu yang diprioritaskan,” ujarnya.