ACEH TENGGARA, metro7.co.id – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sahudin Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, Bukhari, menyatakan akan mengundurkan diri dari jabatannya.

Bukhari, dilantik pada 12 Januari 2018 silam. Ia mengatakan, alasannya ingin undur diri adalah kondisi kesehatannya. Ia takut penyakit yang dideritanya selama ini menjadi kendala dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berobat pada RSUD Sahudin Kutacane itu.

“Saya sudah buat surat pengunduran diri sebagai Direktur RSUD Sahudin Kutacane yang ditujukan langsung kepada Bupati Aceh Tenggara, H Raidin Pinim,” ungkapnya kepada wartawan pada Senin (9/11/2020).

Ketua LSM Gakag Aceh Tenggara, Arafik Beruh, menanggapi hal tersebut. Ia menyayangkan pengunduran diri Bukhari. Menurutnya, selama Bukhari menjabat, banyak perubahan pada RSUD Sahudin. Salah satunya, fasilitas bangunan gedung yang terlihat semakin asri, bersih, terlihat megah, terasa nyaman bagi pasien. Pelayanan pun menurutnya minim menimbulkan kekecewaan.

“Sangat susah mencari pemimpin seperti sosok dr Bukhari yang  betul-betul peduli terhadap kesehatan serta kesejahteraan masyarakat Aceh Tenggara ini,” katanya.

Arafik Beruh juga berharap kepada Bupati Raidin Pinim agar mempertimbangkan surat penguduran diri Bukhari.