BREBES, metro7.co.id – Lokakarya Guru Penggerak kembali digelar di Kabupaten Brebes, sebanyak 212 guru berkesempatan mengikuti lokakarya calon guru penggerak (CGP) yang digelar di Gor Sasana Adhi Karsa Brebes, Selasa (23/4). Dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes, Ir Djoko Gunawan MT.

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dindikpora Kabupaten Brebes, Riyanto menuturkan, total ada 212 guru yang ikut dalam PGP di angkatan ke 9 ini.

Djoko Gunawan MT dalam sambutannya berharap, tenaga pendidikan terus bersemangat tingkatkan kreativitas pengembangan sekolah dalam membentuk generasi bangsa berkualitas.

“Saya berharap, para guru penggerak memiliki kompetensi dalam pengembangan diri dan orang lain, serta pengembangan pembelajaran, manajemen sekolah,” harap Djoko.

Di samping itu, dikatakanya, para guru penggerak juga dapat menjadi agen perubahan yang berdampak langsung dilingkungan sekitarnya.

Selain itu, predikat guru penggerak merupakan salah satu syarat untuk guru yang hendak menjadi kepala sekolah.

Dikatakanya saat ini kabupaten brebes telah mengangkat sebanyak 120 kepala sekolah lulusan guru penggerak dari angkatan 1 hingga 9. Dan untuk praktik angkatan 9 ada 44 orang yang telah di angkat.

Sebagai reward disebutkannya Pemda Brebes juga berkomitmen mengangkat pengawas sekolah dari lulusan guru penggerak untuk memenuhi kekosongan pengawas saat ini.

Sementara salah satu peserta CGP, seorang guru dari SDN 04 Siasem Kecamatan Wanasari Brebes mengaku senang dan lega mengikuti lokakarya 7 tahun ini, dirinya bangga hidupnya menjadi bagian dari mencerdaskan anak bangsa dan menjadi agen perubahan di lingkungan sekolahan.

Dalam acara lokakarya 7 angkatan ke 9 di Brebes itu ada yang menarik yaitu adanya pameran hasil Program Guru penggerak.

Sekda Brebes beserta tamu undangan menyempatkan berkeliling ke seluruh stand-stand pameran, melihat hasil karya serta berbagai hasil praktik atau pembelajaran sekaligus berinteraksi langsung dengan Guru Penggerak.