MALUKU TENGAH, Metro7.co.id – Teka teki alokasi dana sebesar Rp 9 miliar yang masuk ke rekening RSUD Masohi Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) pada akhir 2021 lalu kini terjawab.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malteng Zahlul Ikhsan mengungkapkan, dana tersebut ternyata untuk klaim perawatan pasien positif covid-19 di RSUD Masohi.

“Seperti biasa klaim tersebut terlambat diterima karena harus melalui tahapan proses verifikasi terlebih dahulu oleh Pihak BPJS,” katanya, Jumat (18/2).

Dijelaskan, anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat ke RSUD Masohi untuk pembayaran pasien covid-19 itu merujuk pada Permenkes 21 Tahun 2016 dan Permendagri 28 Tahun 2021.

Meski begitu, Dinas Kesehatan Malteng belum bisa mendistribusikan dana tersebut.

“Pihak RSUD masohi menitip dana dimaksud ke kas daerah untuk sebagai laporan silpa (sisa lebih penggunaan anggaran) tahun anggaran 2021 dan dapat digunakan dan dipertanggungjawabkan kembali di tahun 2022,” ungkapnya.