SULA, metro7.co.id – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Fifian Adeningsi Mus dan M Saleh Marasabessy (FAM-SAH) disambut lautan pendukung di Desa Waisakai dan Desa Waitina Kecamatan Mangoli Timur.

Kedatangan kedua pasangan calon tersebut didampingi oleh Ketua DPD Partai PDI Perjuangan Malut Muhammad Senen serta Ketua Partai koalisi di Kabupaten Kepulauan Sula, Golkar Ahkam Gazali, PDI-P M. Ridho Guntoro, PPP Abd Rahman Soamole, PBB Lasidi Leko, Hanura Subhan Buamona, serta Ketua dan Sekretaris Partai PSI Kabupaten Kepulauan Sula.

Hi. M. Saleh Marasabessy menghimbau kepada seluruh keluarga besar di pulau mangoli agar menjadi pemilih yang rasional untuk menentukan pilihan pada paslon yang menang di pilkada 9 Desember mendatang, sesuai data dan fakta lapangan paslon FAM-SAH yang telah melambung jauh dari kedua lawan tanding di pilkada Sula.

“Pilihan politik bapak dan ibu kepada paslon nomor urut 3 itu adalah pilihan yang sangat tepat untuk perubahan dan pilihan untuk masa depan daerah Kepulauan Sula pada lima tahun kedepan yang lebih baik, sula butuh pemimpin baru, sula butuh pemimpin yang dekat dengan rakyatnya dan itu ada di FAM-SAH,” Ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Calon Bupati Kepsul Hj. Fifian Adeningsi Mus menambahkan bahwa kemenangan Fam-Sah semakin nyata, sehingga keluarga besar yang di pulau mangoli jangan terlena dan jangan lemah dalam pengawasan baik sesama tim maupun di TPS nantinya.

Perempuan itam manis itu juga meminta agar pendukung FAM-SAH tetap semangat untuk bekerja dan terus berjuang demi Hai Sua Barakat yang kita cintai ini, “Kita sudah menang sehingga issu kiri kanan jadi harus semangat dan jangan terpengaruh dengan hasutan murahan dari paslon yang lain,” Katanya.

Selain paslon nomor urut 3, Ketua DPD Partai PDI Perjuangan Malut Muhammad Senen dalam orasi politiknya menyampaikan bahwa survei internal Partai PDI Perjuangan telah mengantongi data per bulan Oktober 2020, Elektabilitas paslon FAM-SAH saat ini mencapai 52% lebih.

Dia juga menyampaikan bahwa Partai PDI-P juga memiliki strategi kemenangan yang tidak di ragukan, kami bekerja sesuai data dan fakta di lapangan. Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua umum partai PDI Perjuangan memberikan rekomendasi bukan sekedar rekom dua kursi DPRD atau sebagai pelengkap administrasi, tapi PDI-P adalah penentuan kemenangan paslon nomor urut 3 di pilkada kepulauan sula.

“Lembaga survei internal telah menyebutkan bahwa paslon nomor urut 3 meraih 52% lebih per bulan Oktober dan menang jauh dari kedua paslon lainnya di kepsul, dari hasil tersebut maka kami partai koalisi akan mengawal hingga tanggal 9 Desember 2020 mendatang,” tegasnya.

Selaku Ketua DPD Partai PDI Perjuangan Malut dirinya menginstruksikan kepada seluruh kaders dan simpatisan partai PDI-P agar rapatkan barisan dan terus semangat untuk mengawal kemenangan paslon FAM-SAH di pilkada kepsul, “Kader partai wajib mengamankan dan memenangkan paslon nomor urut 3, jika tidak mengikuti arahan partai maka resiko akan di pecat dari keanggotaan partai PDI Perjuangan,” tegasnya.

Bukan hanya itu, Aya Erik juga menyampaikan bahwa Partai PDI-P dan partai koalisi lainnya akan mengawal kemenangan FAM-SAH mulai dari tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi hingga ke Mahkama Konsitusi (MK) Republik Indonesia. “Intinya FAM-SAH Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula,” tutupnya.