Tidak Semua Dayak Ikut Demo Syafa

1
274

 

* Warga Dayak Meratus Nyatakan Sikap di Hadapan Sefek
Warga Dayak Meratus melakukan pertemuan dengan Bupati Balangan H Sefek Effendi di ruang rapat Bupati.
PARINGIN – Menyikapi demonstrasi yang belakangan ini marak terjadi di wilayah Kabupaten Balangan oleh kelompok yang mengatas namakan masyarakat Dayak, Warga Dayak Meratus merasa gerah dan merasa perlu menyatakan sikap.

Kamis (23/2) lalu, sejumlah perwakilan warga Dayak Meratus melakukan pertemuan dengan Bupati Balangan H Sefek Effendi di ruang rapat Bupati.
Di hadapan pemimpin daerah mereka, warga Dayak Meratus menyatakan sikap bahwa  tidak semua warga Dayak Meratus ikut demo tim Syafa, seperti isu yang selama ini santer beredar.
“Demo tersebut hanya dilakukan oleh segelintir oknum yang tujuannya ingin memecah belah warga Dayak yang ada di Kabupaten Balangan ini,” tutur Rahmadi, juru bicara warga.
Dalam kesempatan itu, ia memohon kepada pihak-pihak yang selama ini berperan agar masyarakat adat Dayak Pitap, jangan dilibatkan dalam dunia perpolitikan.
Dengan adanya pertemuan tersebut, mereka selaku warga juga menyatakan siap ikut memikirkan perkembangan Kabupaten Balangan.
“Jangan membawa-bawa nama Dayak dalam demo tersebut. Kami tidak ikut demo menentang Bupati Balangan (Sefek Effendi – red) dan kami akan mendukung segala kebijakannya. Kami juga senang dengan pembangunan yang selama ini sudah berjalan dan kami akan terus mendukung Bupati sampai akhir jabatannya nanti,” ucap juhri, salah seorang warga Dayak Meratus.
Menanggapi dukungan tersebut, Sefek Effendi memberikan apresiasi positif.
“Saya selaku pemimpn di Kabupaten Balangan sangat berterima kasih atas dukungan warga semua. Saya yakin masyarakat adat tidak akan memusuhi saya, karena kami telah melaksanakan pembangunan di wilayah masing-masing,” papar Sefek.
Ditambahkannya juga bahwa pembangunan akan terus berjalan tanpa membeda-bedakan suku, ras, apalagi agama, baik itu masyarakat Dayak Meratus maupun masyarakat Banjar dan yang lainnya. Metro7/sri

1 KOMENTAR

  1. berarti yg selama ini demo-demo mengatasnamakan suku dayak hanya segelintir saja. atau bisa juga demo bayaran. kita sekarang kebablasan dalam kebebasan menyampaikan pendapat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here