BANJARBARU, metro7.co.id – Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Kalsel mengimbau agar masyarakat untuk tetap waspada dengan cuaca yang berdampak pada peningkatan curah hujan yang tinggi.

Untuk wilayah di Kalsel, keseluruhannya masih berpotensi hujan dengan variasi ringan hingga lebat juga disertai petir dan angin kencang, sangat memiliki potensi cuaca ekstrem dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, puting beliung mau pun tanah longsor untuk yang tinggal di dataran tinggi, Rabu (6/3).

Diimbaukan bagi warga yang tinggal berada di sepanjang bantaran sungai- sungai agar bersiap siaga untuk menghadapi kemungkinan naiknya tinggi muka air hingga meluber kepermukiman penduduk.

Dan juga agar warga waspada akan bahayanya pohon tumbang, baik yang berada di sekitar rumah maupun di jalan, alangkah baiknya warga tetap waspada saat pulang usai beraktivitas maupun sedang berada di rumah agar tetap waspada dan berjaga-jaga menghadapi segala kemungkinan terjadi.

Koordinator Badan Meteorologoli Klimatologi dan Geofisika, Kepala Stasiun Klimatologi (Staklim) Kalsel, Georoeh Tjiptanto menyampaikan, kepada masyarakat pada tahun ini adalah kemarau dengan hujan rendah, berbeda dengan tiga tahun berturut-turut sebelumnya, yakni kemarau basah.

Adapun potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir dan angin kencang pada siang atau sore hari di berbagai wilayah, seperti, Banjarmasin, Banjarbaru, Barito Kuala, Banjar, Tanah Bumbu, Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST).