BANJARMASIN, metro7.co.id – Salah satu tujuan nasional sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.

Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia yang handal dan siap pakai untuk terjun ke masyarakat atau pemerintah.

Namun jenjang pendidikan yang harus dilewati adalah sangat panjang dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, oleh karenanya proses dalam pendidikan formal atau non formal harus benar-benar diperhatikan agar dapat melahirkan penerus bangsa yang unggul.

Ibu Siti Rahmah adalah seorang janda yang tinggal bersama empat orang anak, ibu kandung, dan beberapa saudara/kerabat dekat.

Ibu Siti Rahmah bekerja sebagai guru mengaji dengan pendapatan yang tidak menentu dikarenakan dia tidak memberikan tarif kepada santri/santriwati yang belajar kepadanya. Selain itu lbu Siti Rahmah juga menjual makanan ringan dengan penghasilan rendah dengan pendapatan sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 30 ribu.

Anak ketiga dan keempat dari lbu Siti Rahmah yakni Putri Holanda dan Muhammad Zainuddin Gazali saat ini mengenyam pendidikan di MI Siti Maryam Banjarmasin dan memiliki tanggungan SPP setiap bulannya sebesar Rp 50 ribu.

Berdasarkan hal tersebut setelah melalui tahap verifikasi dan melakukan survei ke tempat lbu Siti Rahma, UPZ Bank Kalsel memberikan bantuan dana pendidikan kepada Putri Holanda dan Muhammad Zainuddin Gazali agar dapat meringankan beban hidup lbu Siti Rahma.

Adapun dalam penyerahan bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Staf UPZ Bank Kalsel kepada lbu Siti Rahma. Dalam penyerahan tersebut juga didampingi oleh Anak lbu Siti Rahma yakni Putri Holanda dan Muhammad Zainuddin Gazali.

“Semoga bantuan tersebut dapat meringankan biaya hidup Ibu Siti Rahma dan anak dari lbu Siti Rahma yakni Putri Holanda dan Muhammad Zainuddin Gazali dapat tetap melanjutkan pendidikannya,” harapnya.