BATULICIN, metro7.co.id – Tak bisa dipungkiri, siaran langsung debat terbuka calon bupati dan wakil bupati Tanah Bumbu periode 2021-2024, menjadi magnet bagi warga Bumi Bersujud.

Animo masyarakat menyaksikan tayangan debat kedua sangat tinggi. Selain menonton langsung melalui media YouTube, sebagian lagi menyasar sejumlah tempat digelarnya nonton bareng.

Terpantau, saat siaran debat di TVRI Kalsel itu berlangsung, nyaris semua jalan dan area publik sepi pengendara dan pengunjung. Karena warga lebih memilih mempelototi layar siaran debat. Bahkan kala sebagian permukiman masyarakat mengalami pemadaman listrik, tak ayal tempat nonbar pun diserbu. Satu diantaranya kegiatan nonbar di posko induk pemenangan ZR di Gedung Liana, kawasan Kodeco kecamatan Simpang Empat, Senin (30/11) malam.

Aula gedung dipadati ratusan masyarakat, yang memang sebagian besar didominasi relawan ZR. Suasana riuh mewarnai nonbar selama siaran debat berlangsung.

Nyaris semua warga tampak tegang, ketika paslon jagoannya menyampaikan statmen, baik pidato politik, menjawab pertanyaan maupun saat melempar pertanyaan kepada rivalnya.

Suara tepuk tangan, dan gelora kemenangan mengudara secara konsisten tanpa henti. Mereka terus memberikan semangat juang kepada figur pilihannya meski dari kejauhan. Menariknya, semua tak ingin beranjak dari tempatnya duduknya hingga debat berakhirnya.

Usai Debat, beragam komentar mengemuka dari mulut-mulut mereka. Warga mengaku, aksi apik para paslon menjadi catatan tersendiri bagi masyarakat dalam menentukan pilihan 9 Desember mendatang. Dari hasil pengamatan peserta nonbar, paslon nomor urut 3 dinilai paling dominan. Sehingga kian memantapkan pendukungnya untuk tidak ke lain hati saat mencoblos dibilik suara.

Siti Zainab misalnya. Warga Batulicin ini mengaku sangat senang, jagoannya tampil cemerlang. Menurutnya, dari awal hingga akhir penampilannya sangat meyakinkan publik. Kemampuan diplomasi dan paparan yang disampaikan sangat berbobot.

“Hari ini menjadi momentum keyakinan saya untuk tetap bertahan memilih Zairullah dan Rusli. Penampilan cemerlang didebat ini, kami semakin semangat memberikan suara pada 9 Desember nanti,” ucap Zainab, diamini kerabat dan teman-temannya yang turut mendampingi menonton debat.

Ia mengatakan, hampir semua pertanyaan dan jawaban yang dilontarkan ZR mengandung isu seksi. Diantaranya yang paling menarik ketika paslon nomor urut 3 bertanya terkait komitmen mempertahankan aset daerah agar tidak jatuh ke tangan pribadi penguasa.

“Isu aset daerah sangat seksi. Sangat berbobot,” pungkasnya.

Tak hanya orang dewasa, debat cabup dan cawabup Tanah Bumbu ini juga menarik perhatian kalangan milenial. Mereka tak ingin mengabaikan sesi ini, karena menjadi hal paling penting untuk menilai figur yang layak memimpin kabupaten ini kedepan.

“Debat ini sangat menentukan bagi kami dalam menilai figur yang dipilih nanti. Kami bisa mengetahui kemampuan paslon, sejauh mana komitmen dan kecerdasan mereka,” ujar Ayu, yang dari awal hingga usai debat setia ditempat duduknya menyimak seluruh isi siaran langsung.

Ayu mengungkapkan, dari hasil pengamatan dirinya selama debat, paslon urut 3 paling dominan dalam segala hal. Ini menunjukkan kapasitas dan kapabilitas yang bersangkutan sangat berkompeten.

“Jadi saya akan memilih beliau di bilik suara nanti,” tegasnya.

Terpisah, relawan ZR dari Generasi Putih, Richie Petroza terkesima dengan penampilan Muhammad Rusli, yang berani melempar pertanyaan terkait isu-isu sensitif. Seperti masalah pengamanan aset daerah, yang dinilai sangat rawan disalahgunakan.

“Isu komitmen aset daerah sangat menarik. Hal ini menjadi perhatian pak Rusli dengan melempar pertanyaan kepada paslon lain. Ini menjadi peringatan bagi pemimpin ke depan untuk tidak main-main dengan isu ini,” katanya.

Ia menilai, pertanyaan itu mengemuka sebagai klimaks atas keluhan masyarakat selama ini yang disampaikan selama kampanye dialogis kepada cawabup Muhammad Rusli. Sehingga panggung debat menjadi momentum tepat untuk disampaikan.

“Ini menjadi konsennya pak Rusli. Beliau sangat memperhatikan masalah ini. Diharapkan kedepan kasus pengalihan aset daerah menjadi pribadi penguasa tidak terjadi,” harapnya.

Dilain pihak, pihak penyelenggara, Dozer mengapresiasi antusiasme masyarakat dan relawan turut meramaikan suasana nonton bareng, sehingga kegiatan berlangsung lancar dan kondusif. Relawan Dozer, Aries Yeka menilai, semangat peserta sangat tinggi dalam memberikan dukungan kepada paslon mereka. Ia berharap, optimisme masyarakat bisa menambah keyakinan kemenangan bagi ZR.

“Secara keseluruhan dari hasil debat, kami melihat ZR sangat dominan, sangat menguasai materi sehingga penampilannya meyakinkan semua pihak. Saya optimis masyarakat bisa melihat itu,” ucapnya.

Ia menambahkan, dengan hasil debat ini, membuat masyarakat semakin yakin dan teguh untuk memilih paslon nomor urut 3 pada 9 Desember mendatang. *