ACEHSINGKIL, metro7.co.id – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan di wilayah Aceh Singkil hari ketiga bertepatan di Kecamatan Singkil, Aceh Singkil. Kegiatan itu berlangsung di Aula Kantor Camat, setempat, Kamis (25/2/2021).

Musrenbang tersebut dihadiri Wakil Bupati Aceh Singkil, H. Sazali, S.sos, bersama Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Aceh Singkil, Muspika Kecamatan Singkil, Imum Mukim dan Seluruh Kepala Desa dan Badan Permusyawatan Gampong (BPG) di wilayah Kecamatan Singkil serta undangan lainnya.

Dalam penyampaiannya, Wakil Bupati Aceh Singkil, H. Sazali, S.sos menyinggung terkait destinasi wisata yang ada di lima kecamatan yakni Kecamatan Singkil, Singkil Utara, Kuala Baru, Pulau Banyak dan Pulau Banyak Barat yang harus ditingkatkan untuk membantu menunjang perekonomian masyarakat.

Wakil Bupati  Menambahkan bahwa pengembangan wisata menjadi tugas kita bersama, mulai dari masyarakat, pemerintah desa, pemerintah daerah sampai ke pemerintah pusat.

“Tentunya terlebih dahulu bantuan dari masyarakat, apa yang harus dibantu masyarakat yaitu membuat sebuah gerakan bagaimana supaya tempat-tempat berwisata itu terlihat indah, seperti kebersihan, karena kebersihan itu bisa mendorong kemajuan berwisata daerah kita,” ungkapnya.

Sazali juga menyampaikan, salah satu kendala yang menyebabkan pengunjung wisata saat ini berkurang adalah karena masalah transportasi.

“Karena dari Medan itu tujuh atau sekitar delapan jam perjalanan untuk pengunjung dari jauh merasa sangat membutuhkan waktu dan kita lihat di daerah lain itu juga yang menjadi persoalan terkait transportasi yang begitu diutamakan. Ini mungkin nanti kalau sudah jadi bandara kapal terbang (pesawat) yang kita usulkan tersebut dan kapal Aceh Hebat 3 sudah berjalan, saya yakin pengunjung pasti akan semakin ramai, karena dimana-mana pun harus ada infrastruktur dan pelayanan publik, mohon semua dukungannya,” jelasnya.

“Selain itu kita juga harus berusaha untuk membuat usaha-usaha seperti kuliner, membuat restoran, hotel, itu harus ada. Sebab orang yang pergi berwisata itu kebanyakan orang banyak duit. Ndak juga mungkin mereka mau tidur di masjid, ndak juga mereka mau makan di sembarang tempat. Itu harus kita usahakan ada nanti,asyarakat bersama-sama dengan pemerintah daerah agar dapat untuk mengakomodir ini semua,” ungkapya.

Sazali juga menyampaikan harapannya agar yang dibicarakan dalam Musrenbang tersebut meski mungkin tak terlalu banyak, tetapi yang paling utama adalah fokus sesuai dengan potensi.

“Jadi kita berbicara khusus di lima kecamatan di Singkil ini dulu, sudah dikenal sejak lama potensinya adalah pariwisata, perdagangan serta perikanan. Jadi fokus di tiga itu saja dulu untuk membuka lapangan pekerjaan yang selalu kita galakkan. Bahkan potensi-potensi yang ada di Aceh Singkil ini sudah kita sampaikan kepada Bapak Menteri, semoga apa yang kita cita-citakan untuk seluruh Aceh Singkil agar tercapai,” harapnya.[]