ACEHSINGKIL, metro7.co.id – Dinas Kesehatan Aceh mendistribusikan vaksin Covid-19 tahap kedua untuk pelaksanaan vaksinasi di kabupaten/kota di Aceh. Vaksin bagi Aceh Singkil tiba agak terlambat, Minggu (7/3/2021) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.

Serah terima vaksin disaksikan langsung oleh Kapolres Aceh Singkil, AKBP Mike Hardy Wirapraja yang diwakili oleh Kabag Ops, AKP Wagimin beserta Kapolsek Singkil, AKP Astani, Kepala Bidang Pelayanan Sumber Daya Kesehatan Aceh Singkil, Syafni Akhir dan staf Dinas Kesehatan Aceh Singkil.

Rombongan petugas pendistribusian vaksin Sinovac yang merupakan staf dari Dinkes Aceh tersebut dikawal oleh Satuan Brimob Polda Aceh.

Saat dikonfirmasi, salah satu pengantar vaksin yakni selaku Staf Seksi Obat dan Kefarmasian Dinkes Aceh, Amri menyampaikan, rombongan berangkat dari Banda Aceh pada pagi hari.

“Kami berangkat tadi dari Banda Aceh jam delapan pagi, sampai di Calang jam sebelas. Kita terlambat tadi di Calang karena belum ada petugasnya disana, duluan kami sampai, petugas vaksinya belum datang,” ungkapnya.

“Target kita tadi jam dua belas malam, kebetulan kita juga tadi terkendala hujan. Hujannya sangat deras sekali, kami tetap paksa juga secara pelan, sampai-sampai spanduk kami pun jatuh tidak tau lagi kemana,” terangnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah usai serah terima vaksin, Kepala Bidang Pelayanan Sumber Daya Kesehatan Aceh Singkil, Syafni Akhir menyampaikan, hari ini pihaknya menerima vaksin Corona Vac.10 Ds sebanyak 100 Vial, Ads 0,5 ML sebanyak 1000 pcs, Safety Box 5 L 10 kotak dan Alkohol Swab 10 kotak yang masing-masing kotak berisi 100 Pcs.

“Nantinya akan kita lakukan vaksinasi kepada sasaran yang sudah kita data, cuma untuk ini kita prioritaskan kepada sasaran TNI dan Polri serta tenaga kesehatan yang masih ketinggalan kemarin. Jadi kita bersyukur hari ini kita sudah bisa mendapatkan vaksin sebanyak ini tinggal lagi nanti kita menunggu jumlah vaksin untuk tahap selanjutnya bagi tenaga ASN, TNI dan Polri,” jelasnya.

Saat disinggung terkait kecukupan vaksin tahap ini, Syafni Akhir mengaku masih belum cukup dan masih banyak yang kurang karena pendistribusian vaksin ini dilakukan secara bertahap.

“Jadi kita bagi ini nanti sesuai sasaran dan hasil yang kita sepakati, siapa yang dulu kita berikan vaksinasi sesuai dengan jumlah vaksin yang kita terima,” ujarnya.

Syafni Akhir juga menambahkan, terkait siapa saja yang akan divaksin, pihaknya nanti akan berkoordinasi dengan TNI dan Polri serta yang lainnya.

“Hasil koordinasi baru kita bikin sasaran yang bisa untuk dilaksanakan vaksinasi,” tandasnya.[]