LABUHANBATU, metro7.co.id – Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Ikramsyah Putra memimpin rapat Monitoring dan Evaluasi Atas Penyediaan Faskes, Sarana Prasarana, dan Tenaga Kesehatan FKRTL Tahun 2022 bersama BPJS Kesehatan di Ruang Rapat Bupati, Selasa (24/5).

Dalam rapat tersebut, sebagai tindak lanjut dari surat keputusan Kepala Cabang Tanjung Balai BPJS Kesehatan tentang pelaksanaan monitoring dan evaluasi di tingkat kabupaten atau kota.

Bertujuan mencapai persamaan pemahaman tentang program JKN-KIS, mempermudah koordinasi antar instansi terkait dalam menyelesaikan kendala operasional di lapangan, memperoleh dukungan dalam rangka peningkatan mutu pelayanan pelayanan kesehatan.

Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu, Ikramsyah Putra mengatakan, adanya permasalahan, kekurangan, agar bisa dibenahi dengan positif thinking maupun kekurangan agar dapat diperbaiki pada rapat tersebut.

“Ia, karena Bupati kita juga seorang dokter, yang tentunya concern dengan masalah kesehatan, sehingga beliau memerintahkan Pak Sekda untuk meningkatkan pelayanan kesehatan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tanjungbalai Lenny Marlina usai memberikan pemaparannya mengharapkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melalui Dinas Kesehatan, Pimpinan Rumah Sakit dan instansi lainnya

Sebagai dalam upaya pemenuhan sarana prasarana di rumah sakit pemerintah dan swasta, terutama untuk penyediaan sarana prasarana pendukung seperti, Laboratorium, Radionlogi, IFRS, Pojok PRB, serta dukungan transformasi digital untuk Antrian Online, Display tempat tidur dan lain-lain.

Diharapkan dukungan instansi terkait untuk pemenuhan SDM tenaga kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) terutama kebutuhan dokter umum dan dokter gigi di FKTP milik pemerintah meskipun BPJS Kesehatan tidak membuat regulasi.

“BPJS Kesehatan adalah badan keuangan non-bank yang mencari dana untuk kepentingan masyarakat. Untuk itu BPJS perlu masukan dari Pemkab untuk perbaikan,” jelas Lenny.

Turut berhadir pada rapat yakni, Kepala BPJS Labuhanbatu Yudi Ismawan, Kepala Bappeda Hobol Zulkifli Direktur RSUD Syafril dan peserta rapat lainnya.