MALAKA, Metro7 co.id   –  Badan pengelola keungan Aset daerah ( BPKAD ) kabupaten Malaka menambah kuota penerima bantuan sosial tunai bagi mahasiswa Malaka keluarga tidak mampu yang memenuhi persyaratan sebagai mahasiswa penerima bantuan sosial tunai program bupati dan wakil bupati malaka untuk meringankan beban orang tua dalam memenuhi biaya kulia dan kebutuhan mahasiswa untuk menyelesaikan studi perkuliahannya.

” untuk kuota penerima bantuan sosial tunai bagi mahasiswa Malaka sebanyak 500 orang mahasiswa malaka yang tersebar di perguruan tinggi seluruh indonesia dengan rincian 425 orang mahasiswa kategori strata satu ( S1 ) dan sisanya kategori mahasiswa diploma tiga dan empat ( D3/D4 ) dengan nominal dana yang di terima masing-masing mahasiswa sebesar Rp, 5 juta bagi mahasiswa strata satu ( S1 ) dan Rp, 2,5 juta bagi mahasiswa diploma ( D3/D4 )”, ungkap kepala BPKAD malaka

Penjelasan ini di sampaikan oleh kepala badan pengelola keuangan aset daerah Aloysius Werang kepada media ini melalui sambungan telpon selulernya, senin 19 / 07 / 2021

Aloysius menambahkan bahwa, kurang lebih 640 Mahasiswa yang mengajukan permohonan penerima bantuan langsung tunai, akan tetapi setelah di lakukan verifikasi dan penelitian dokumen persyaratan tersisa 500 orang mahasiswa yang berhak menerima bantuan langsung tunai dari pemda malaka.

” untuk proses pencairan bantuan sosial tunai bagi mahasiswa penerima melalui bank milik pemerintah yakni bank NTT. dengan mekanisme penyaluran di lakukan sesuai protokol covid-19 sehingga setiap hari kita batasi penyaluran bantuan maksimal 25 orang penerima”, pungkasnya.

Aloysius menambahkan bahwa untuk penambahan kuota sendiri masih menunggu keputusan bupati, namun yang pastinya untuk tahun ini kita plotkan anggaran sebesar 2,4 miliar rupiah bagi 500 orang mahasiswa yang benar-benar keluarga tidak mampu dan kita sesuaikan dengan ketersedian anggaran, tandasnya lagi.

Ia berharap agar para mahasiswa yang sudah menerima dapat di pergunakan sesuai dengan peruntukannya dan yang belum menerima segara ke keuangan melengkapi persyaratan yang sudah kita sampaikan untuk melakukan proses transfer uangnya ke bank NTT untuk di lakukan pencairan, untuk di pergunakan sesuai peruntukannya. karna ini merupakan program dan niat baik dari pemerintah malaka untuk betul-betul menjawab kebutuhan mahasiswa dan juga menjawapi kebutuhan daerah, pungkasnya

Hal senada di sampaikan oleh kepala bank NTT cabang betun Arnoldus Siku ketika di temui di ruang kerjanya mengatakan bahwa, demi mendukung program visi misi bupati dan wakil bupati malaka khususnya di bidang pendidikan melalui kartu malaka cerdas dan bantuan sosial tunai kepada mahasiswa Malaka, maka kami selalu siap untuk mempercepat penyaluran bantuan kepada mahasiswa yang berhak memperoleh bantuan tersebut.

” kita menunggu saja bila ada surat perintah pencairan dari keuangan maka kita segera lakukan proses pencairan dana bantuan tersebut kepada yang berhak” imbuhnya.***