ASAHAN, metro7.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan, Drs John Hardi Nasution membuka Focus Group Discussion (FGD), penyusunan teknokratik RPJMD Kabupaten Asahan, di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (27/3).

Turur hadir OPD se-Kabupaten Asahan, Camat se-Kabupaten Asahan, Kasubbag Program OPD serta tamu undangan lainnya.

Kepala Bappeda Kabupaten Asahan, Drs H Zainal Arifin Sinaga dalam laporannya mengatakan, tujuan dari pelaksanaan Focus Group Discussion, penyusunan teknokratik RPJMD ini adalah untuk menganalisis gambaran umum kondisi daerah.

Kemudian perumusan permasalahan pembangunan daerah dan merumuskan isu strategis daerah.

“Adapun peserta acara ini terdiri dari Kepala OPD se-Kabupaten Asahan, para Camat se-Kabupaten Asahan dan para Kasubbag program dan fungsional perencana se-Kabupaten Asahan,” kata Zainal.

Sementara Bupati Asahan, dalam sambutannya yang disampaikan Sekda Asahan, Drs John Hardi Nasution mengatakan, bahwa kegiatan FGD penyusunan teknokratik RPJMD Asahan tahun 2025-2029 ini, merupakan tahap awal dari rangkaian proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah.

Sebagaimana yang diamanatkan dalam Permendagri nomor 86 tahun 2017. “Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkaji berbagai isi, masalah, tantangan dan upaya yang di perlukan dalam perencanaan dan pelaksanaan kebijakan Kabupaten Asahan pada lima tahun mendatang yaitu tahun 2025-2029,” kata Sekda.

Sekda juga meminta Kepala OPD untuk paham tugas dan tanggungjawab serta komitmen yang diamanahkan oleh Bupati.

“Berikan masukan yang di dasari oleh data atau kajian, karena kalau saudara-saudara salah dalam memberikan masukan maka rusaklah dokumen perencanaan yang akan di susun,” jelasnya.

Terakhir, Sekda meminta para Camat untuk mengidentifikasi apa yang menjadi potensi di wilayah masing-masing.