NIAS, metro7.co.id – Sejumlah warga Desa Sisarahili Sogae’adu Kecamatan Sogae’adu Kabupaten Nias, mengeluh dengan setiap hujan selalu banjir hingga ke jalan provinsi.

Sore ini, Senin (3/8/2020) sejumlah warga di Desa Sisarahili Sogae’adu mengevakuasi barang-barang akibat hujan deras, dan mengakibatkan banjir hingga masuk ke dalam rumah warga setinggi 30 Cm.

Media Metro7 mendatangi beberapa warga di Desa tersebut, untuk melakukan konfirmasi.

Warga Desa Sisarahili Sogae’adu Faozanolo Sandroto pada awak media mengatakan, setiap kali hujan selalu banjir di karenakan ada dua unit gorong – gorong rusak dan tertimbun oleh tanah akibat terjadinya Gempa Bumi pada Tahun 2005.

Pada saat perbaikan jalan Provinsi gorong-gorong tersebut terjempit sehingga saluran pengaliran air tertutup.

Tambahkan Faozanolo, akibat terjadinya banjir beberapa rumah warga mengalami kerusakan barang-barang rumah tangga.

Hal inipun sudah beberapa kali di usulkan melalui Musrebang dan melalui permohon proposal hingga saat ini belum terlealisisa.

“Kami sangat mengharapkan kepada pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Daerah kiranya ada perhatian terkait pembangunan,” katanya.

Terpisah, Kepala Desa Sisarahili Sogae’adu, Arizatulo Sandroto menyampaikan, akibat banjir yang melanda rumah warga, maka dampaknya sangat beresiko kepada warga, sehingga mengalami kerusakan barang-barang dan hasil panen padi.

“Akibat banjir dapat menimbulkan menimbulkan wabah penyakit seperti Demam Berdarah (DBD) akibat tumpukkan limbah di rumah warga,” katanya.

Selanjutnya Kades menyampaikan sudah beberapa kali pihaknya menyampaikan di Musrebang dan permohonan melalui Proposal untuk melakukan pembangunan gorong-gorong tersebut.

“Kami Pemerintahan Desa Sisarahili Sogae’adu Kecamatan Sogae’adu mengharapkan perhatian dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Daerah kiranya ada perhatian terkait pembanguna gorong-gorong tersebut,” harapnya. ***