PADANGSIDEMPUAN, metro7.co.id – Walikota Padang Sidempuan Buka Kegiatan Penyediaan Layanan Peningkatan Kualitas Hidup Anak Kewenangan Kabupaten/Kota dengan Sub.Kegiatan Pembinaan dan Sosialisasi Forum Anak Desa/Kelurahan, Kecamatan dan Kota Padang Sidempuan Tahun 2022 di aula Man 2 Kota Padang Sidempuan, Selasa (23/08).

“Melalui Forum Anak Kota Padang Sidempuan ini kami ingin satu dengan yang lain anak-anak kami sekalian bisa saling berbagi dan kemudian mempunyai semangat yang sama untuk berlari terus menerus untuk mengejar masa depan, tapi dengan catatan peradapan hari ini tidak boleh mengenyampingkan nilai-nilai kesantunan dan budi luhur yang hidup di tengah-tengah kita,” kata Walikota Padang Sidempuan Irsan Efendi Nasution, SH dalam sambutanya.

Tidak boleh hanya pintar tetapi harus mempunyai etika dan kesantunan, kalau hanya pintar Sains tetapi tidak punya budi pekerti itu tidak ada gunanya dan harus ada balance, harus ada keseimbangan antara sains dan budi pekerti, itu adalah dua hal yang harus beriringan.

“Saya ingin anak-anakku sekalian melalui kesempatan ini mendorong agar anak-anakku memiliki tekad yang kuat, Berani Bermimpi Besar, Berani Mengambil Keputusan dan Berani Mengambil Resiko karena itu adalah Kunci Menuju Sukses,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Padang Sidempuan Hj. Elida Tuti Nasution melaporkan kegiatan ini dilaksanakan untuk membangun presepsi tentang forum anak untuk menjadi 2P (Pelapor dan Pelopor) serta PAPP ( Partisipasi Anak dalam Perencanaan Pembagunan) di desa, kelurahan, kecamatan dan Kota Padang Sidempuan. “Kegiatan bertujuan untuk mendorong anak aktif mengembangkan diri sesuai dengan potensi minat dan kemampuan,” katanya.

Ketua Forum Anak Kota Padang Sidempuan mengatakan adik-adik adalah generasi bangsa, dan semua penerus bangsa mungkin disuatu saat di masa yang akan datang adik-adik sekalian yang duduk diruangan ini yang akan menjadi penerus bapak/ibu sekalian.

“Kepada adik-adik semangat terus, semangat berjuang, jangan pernah berputus asa dan jangan pernah lelah mengejar dunia pendidikan, kalau bukan kita anak-anak yang akan meneruskan dunia pendidikan siapa lagi dan kapan lagi,” katanya. ***