LIMAPULUH KOTA, Metro7.co.id – Bencana banjir besar pertengahan tahun 2019, masih membekas diingatan warga Nagari Talang Maua, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatra Barat. Dahsyatnya bencana banjir kala itu menyebabkan jembatan ‘Jalan Sompik’ luluh lantak akibat mengamuknya Batang Tolang.

Tak ayal akses utama jalan antara Jorong Koto Tangah dan Jorong Talang serta ke Nagari Maek, saat itu langsung terputus. Hampir dua tahun, pasca banjir ketiadaan jembatan permanen sebagai urat nadi perhubungan menyulitkan aktivitas sosial dan perekonomian warga Talang Maua dan berimbas juga ke Maek.

Mengawali bulan Februari 2022, warga Talang Maua dihampiri kabar gembira. Jembatan baru ‘Jalan Sompik’ dengan bentangan 21 meter dan menelan biaya Rp. 2,5 miliar resmi digunakan.

Kegembiraan makin komplit, peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Limapuluh Kota Safaruddin, yang ditandai dengan pengguntingan pita didampingi oleh Ketua DPRD Limapuluh Kota, Deni Asra, Anggota DPRD, Alia Effendi dan Camat Mungka Fery Aryantoni.

Rasa suka juga ditunjukkan dengan kehadiran ratusan warga Talang Maua di acara peresmian yang berlangsung di Lapangan Sepakbola Talang Maua, yang bersisian letaknya dengan jembatan Jalan Sompik, Selasa (1/2/2022).

Mereka menjadi saksi mata terkabulnya keinginan warga punya jembatan permanen ‘Jalan Sompik’ sekaligus terwujudnya misi Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota yakni membangun infrastruktur jalan dan jembatan sebagai interkoneksi Nagari sebagai poros pembangunan.

Bupati Safaruddin dalam sambutannya mengatakan, memuji kekompakan masyarakat Talang Maua. Terutama dalam mendukung program-program pembangunan pasangan Bupati dan Wakil Bupati yang populer dikenal dengan pasangan Safari (Safaruddin-Rizki), seperti halnya pembangunan Jembatan ‘Jalan Sompik’ itu.

Peresmian jembatan ini bukanlah akhir, melainkan merupakan langkah awal pembangunan Talang Maua. Menegaskan kembali peningkatan infrastruktur sebagai misi prioritas daerah, Bupati Safaruddin berpendapat bahwa infrastruktur akan mewujudkan Nagari sebagai poros pembangunan.

“Dengan telah rampungnya Jembatan Jalan Sompik ini, saya harap dapat membantu Nagari menjadi poros pembangunan di Limapuluh Kota,” kata Safaruddin.

Bupati Safaruddin juga berharap jembatan ini nantinya memudahkan akses kelanjutan pembangunan jalan menuju Nagari Maek Kecamatan Bukit Barisan.

“Kami menghimbau kepada masyarakat Talang Maua agar senantiasa menjaga jembatan ini sehingga dapat memaksimalkan sumberdaya yang dimiliki Nagari baik itu sektor pertanian, peternakan maupun pariwisata,” harap Bupati.

Harapan peningkatan infrastruktur yang disampaikan Bupati Safaruddin kepada warga Mungka diperkuat oleh keterangan Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Rizal Hanif.

Sementara Kepala Dinas PUPR, Rizal Hanif mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota pada tahun 2022 bakal menggelontorkan dana sebesar Rp. 2,5 Miliar untuk perbaikan jalan di Nagari Talang Maua.

Pada kesempatan yang sama, Deni Asra sekaligus tokoh masyarakat Kecamatan Mungka mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran ratusan warga Talang Maua pada peresmian Jembatan Jalan Sompik.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk bekerja bersama dan mendukung setiap program yang dicanangkan pemerintah demi Limapuluh Kota yang lebih baik lagi kedepannya.

“Setelah peresmian ini diharapkan masih ada pembangunan berkelanjutan di Nagari Talang Maua khususnya perbaikan jalan serta melanjutkan pembangunan jalan ke Nagari Maek,” tutur Deni.

Terlaksananya pembangunan jembatan ini merupakan kerjasama semua pihak terutama masyarakat Talang Maua, Pemerintahan Nagari, Camat, DPRD, dan tentunya Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota.