Balangan Tambah Lumbung Pangan Guna Jaga Ketahanan Pangan

0
55
PARINGIN, MB – Bupati Balangan H Ansharuddin secara langsung melakukan peresmian Lumbung Pangan, Pendatanganan Naskah Kerjasama antara Pemkab Balangan dengan Perum Bulog sub Divre Balangan serta Pencanangan Gerakan Serap Gabah (Sergap), Senin (7/5/2018) kemarin.
Acara yang berlangsung di Desa Bangkal Kecamatan Halong ini, turut dihadiri oleh Dandim 1001 Amuntai – Balangan Letkol CPN Sundoro Agung Nugroho, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Balangan Rahmadi, Kepala Dinas Pertanian Ir Tuhalus,Perwakilan Bulog Barabai M. Zainal Elmy serta masyarakat dan kelompok tani.
Bupati Balangan H Ansharuddin dalam sambutannya menyampaikan, selama ini Balangan merupakan salah satu daerah pendukung ketahanan pangan nasional, dengan kondisi tahun 2017 kemarin luas tanam padinya sekitar 40.342 hektar, dan total panennya mencapai 216.893 ton.
Guna memperkuat ketahanan pangan di masyarakat, kata Bupati, salah satu langkah yang ditempuh oleh pemkab Balangan adalah memfasilitasi pembangunan lumbung pangan. Sejak tahun 2016 hingga saat ini, sudah terbangun sebanyak 8 unit lumbung pangan, tersebar di 6 kecamatan, termasuk yang di desa Bangkal ini.
”Sumber dana pembangunan Lumbung Padi ini, kita gunakan APBD dan sebagian juga dari APNN. Keberadaan lumbung pangan ini kami nilai sangat penting sebagai cadangan pangan jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang mengancam kerawanan pangan, seperti musim paceklik, bencana alam, serangan hama, dan sebagainya,” bebernya.
Dengan lumbung-lumbung pangan ini, lanjut Bupati, tidak hanya membangun perekonomian masyarakat, tetapi sekaligus mendukung berkembangnya budaya masyarakat setempat, dan melestarikan kearifan lokal.
”Masih dalam rangka mendukung ketahanan pangan, selain pengembangan lumbung pangan, pemkab Balangan juga melaksanakan program rumah pangan kita (RPK), yang ditujukan untuk mengatasi permasalahan gejolak harga dan keterbasan pasokan bahan pangan. hal ini sejalan dengan arah kebijakan Gubernur untuk mengembangkan tempat penjualan kebutuhan pangan pokok, dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus membangun ketahanan pangan yang kuat di kalimantan selatan,” ungkapnya.
Sedangkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Rahmadi mengungkapkan, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi
Pangan menurut Rahmadi, harus senantiasa tersedia secara cukup, aman, bermutu, bergizi, dan beragam dengan harga yang terjangkau oleh daya beli masyarakat, serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat.
“Ketahanan pangan merupakan suatu sistem yang terintegrasi yang terdiri atas berbagai subsistem, subsistem utamanya adalah ketersediaan pangan, keterjangkauan, dan pemenuhan konsumsi pangan. Terwujudnya ketahanan pangan merupakan sinergi dari interaksi ketiga subsistem tersebut, “ jelasnya.
Untuk memperkuat ketahanan pangan di masyarakat, lanjut dia, pemerintah kabupaten balangan melakukan berbagai langkah stategis. Salah satu diantaranya adalah memfasilitasi pembangunan lumbung pangan. Keberadaan lumbung pangan tersebut sangat penting sebagai cadangan pangan dimasyarakat jika terjadi hal-hal yang mengancam kerawanan pangan, seperti halnya musim paceklik, bencana alam, ataupun serangan hama pada tanaman padi, maka stok cadangan pangan yang ada di lumbung pangan tersebut dapat digunakan untuk membantu petani dalam memenuhi keperluan hidupnya.
“Sejak Tahun 2016, Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Ketahanan Pangan melaksanakan pembangunan lumbung pangan tersebut, dimana jumlah lumbung pangan yang sudah tersedia adalah sebanyak 8 unit yang tersebar di 6 kecamatan yaitu Desa Matang Hanau Kecamatan Lampihong yang dibangun berdasarkan dana DAK Tahun Anggaran 2016, Desa Haur Batu Kecamatan Paringin Kota Melalui dana APBD II Kabupaten Balangan, Desa Bihara Kecamatan Awayan, Desa Bangkal Kecamatan Halong, Desa Uren Kecamatan Halong, Desa Mamigang Kecamatan Halong, Desa Hamparaya Kecamatan Batumandi, dan Desa Bungin Kecamatan Paringin Selatan,”pungkasnya. (

Metro7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here